Tak Hanya Cari Korban Musibah, Kantor SAR Maumere Gelar Donor Darah

Tak hanya menjalankan tugas pokok melakukan pencarian dan pertolongan korban kecelakaan di laut dan pesawat terbang.

Tak  Hanya Cari  Korban Musibah, Kantor   SAR Maumere  Gelar  Donor  Darah
POS KUPANG/EGINIUS MOA
Donor darah digelar personil Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere dan potensi SAR lainya, Selasa (23/7/2019) di Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Pulau Flores. 

Tak  Hanya Cari  Korban Musibah, Kantor   SAR Maumere  Gelar  Donor  Darah

POS-KUPANG.COM| MAUMERE---Tak hanya menjalankan tugas  pokok  melakukan pencarian dan  pertolongan  korban kecelakaan  di laut dan  pesawat  terbang.

Personil  Kantor Pencarian dan Pertolongan  Kelas  B Maumere di Pulau  Flores, Selasa  (23/7/2019)  pagi menggelar  donor darah di kantornya,  Kelurahan  Wolomarang,  Kecamatan  Alok Barat,   Jalan Trans  Utara  Pulau   Flores.

Selain  personil SAR, donor  darah ini melibatkan potensi  SAR  dari  Lanal Maumere, Kodim 1603  Sikka, Polres  Sikka,   Satpol  PP,  Pelindo, Bea dan  Cukai.

“Donor   darah  rutin setiap  tiga  bulan sekali kami  lakukan.  Tugas  kami  bukan  hanya melakukan pertolongan dan pencarian korban musibah  di laut atau pesawat jatuh,” kata  Kepala  Kantor   Pencarian dan  Pertolongan  Kelas  B Maumere, I Putu Sudayana,  kepada POS-KUPANG.COM,  Selasa (23/7/2019) pagi.

Putu  Sudayana menargetkan mendapatkan minimal 75 kantong  darah untuk disumbangkan ke  PMI Cabang  Sikka.

Pemberian   darah disebut   Putu  Sudayana, merupakan  dedikasi   kepada  sesama, bangsa dan  negara.

Ketua  Palang Merah Indonesia  (PMI) Sikka,  Grave Seda mengatakan donor  darah  dilakukan oleh  intansi dan lembaga  di  Maumere membantu  PMI  menyediakan  darah bagi   kebutuhan  dua  RS swasta, RS  Santo   Gabriel Kewapante  dan  RS  Santa  Elisabeth  Lela. Setiap   bulan  kedua   RS  itu  membutuhkan  sekitar   200  kantong  darah.

“PMI  punya  kerjasama  dengan  dua  RS  swasta ini.    Kebutuhan  masing-masing  kedua   RS swasta   itu sekitar sekiutar  100 kantong/bulan,”  ujar Grave disampingi staf  PMI,Maria  Florida.

Grave  Seda  mengakui,  PMI  tidak selalu menyediakan  darah  setiap  saat. Ia  bersyukur  ketika  ada  lembaga atau instanasi melaksanakan bakti  sosial donor  darah.

Anggota Satgas Yonmeks 741/GN Gagalkan Enam Orang Pelintas Batas Ilegal

Jimmi Sianto Sebut Dinsos NTT Gagal

Hari Ini, KPUD Matim Antar Berkas 30 Anggota DPRD Matim Terpilih ke Pemkab Matim.

“Tidak  tentu  persediaan kami.    Harapan kami  dapat  pasokan  dari  lembaga-lembaga melakukan aksi  sosial,” kata  Grave  Seda. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Euginius Mo’a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved