PS Malaka Masuk Final, Bupati dan Masyarakat Malaka Menari

Bupati dan masyarakat Malaka bergembira ria setelah tim kesayangannya PS Malaka lolos ke babak final ETMC ke XXIX tahun 2019.

PS Malaka Masuk Final, Bupati dan Masyarakat Malaka Menari
POS-KUPANG.COM/ Teni Jenahas
Bupati dan Masyarakat Malaka Menari saat PS Malaka masuk Final ETMC 2019 

PS Malaka Masuk Final, Bupati dan Masyarakat Malaka Menari

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM| BETUN- Bupati dan masyarakat Malaka bergembira ria setelah tim kesayangannya PS Malaka lolos ke babak final ETMC ke XXIX tahun 2019.

PS Malaka yang dijuluki laskar Manu Meo ini mendapatkan tiket ke final setelah menaklukkan Persada Sumba Barat Daya lewat adu pinalti dalam laga semi final di lapangan Betun, Senin (22/7/2019).

Saat PS Malaka memastikan diri menang, masyarakat Malaka bersorak sorai dari luar lapangan. Drumband dan trompet terus dibunyikan dari para suporternya. Aksi saling tos, berpelukan, jabatan tangan tidak terhenti dalam beberapa menit. Begitu juga dengan para penonton di panggung utama, termasuk Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran.

Tidak sampai disitu, masyarakat Malaka juga mengungkapkan kegembiraan lewat menari tebe bersama di depan panggung kehormatan. Tampak Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran ikut ambil bagian untuk menari bersama. Ia menggambil posisi di dalam lingkaran.

Kepada wartawan, Bupati Stef mengatakan, cita-cita agar PS Malaka bermain di pembukaan dan penutupan ETMC tahun ini sudah terjawabi. Selain itu, harapan besar agar ETMC menjadi sarana hiburan bagi masyarakat sudah terpenuhi lewat permainan dari kedua tim yang sangat bagus.

BREAKING NEWS: Tabrak Truk Sedang Parkir, Satu Korban Meninggal Dunia

Intip Porsi Latihan Bomber Persib Maung Bandung Artur Gevorkyan Usai Latihan Tim

Bupati Stef memuji penampilan tim PS Malaka dan Persada Sumba Barat Daya sangat bagus dan sungguh menghibur masyarakat Malaka. Dengan kemenangan PS Malaka, masyarakat akan berbondong-bondong datang ke lapangan untuk menyaksikan pertandingan sepak bola di babak final. Sebab momen yang sama itu baru akan terulang lagi dalam waktu 42 tahun. (*).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved