Pemda Sikka Miliki Piutang Rp 40 Miliar di Pihak Ketiga

Piutang pihak ketiga, perorangan dan lembaga kepada Pemerintah Kabupaten Sikka di Pulau Flores terus bertambah

Pemda  Sikka Miliki Piutang Rp 40 Miliar di Pihak Ketiga
POS KUPANG/EGINIUS MOA
Anggota DPRD Sikka, Filario Charles Bertrandi 

Pemda  Sikka Miliki Piutang Rp 40 Miliar di Pihak Ketiga 

POS-KUPANG.COM|MAUMERE--Piutang pihak ketiga,  perorangan  dan lembaga  kepada Pemerintah Kabupaten  Sikka  di  Pulau  Flores terus bertambah setiap  tahun.

Jika  pada  tahun  2017 piutang Pemda Sikka  sejumlah  Rp 32  miliar  meningkat menjadi  Rp 40  miliar  pada 2018. Bahkan kontraktor  yang menunggak  denda  keterlambatan  Rp  1,2 miliar dalam proyek   pembangunan gedung   utama RSUD   dr.TC.Hillers Maumere tahun anggaran  2017  belum  melunasi  kewajibanya  diberikan kesempatan  membangun  IGD  RSUD   Rp 40  Miliar pada 2019.

“Piutang  daerah tidak pernah dibayar, angkanya  malah naik  terus. Tahun   2017  Rp  32  miliar  naik  tahun  2018  naik  menjadi  Rp  40 miliar. Tidak tahu apa  yang dilakukan  TPTGR,” kata  anggota DPRD  Sikka, Filario Charles Bertrandi,  kepada POS-KUPANG.COM, Senin (22/7/2019) di Maumere.

Hari  Senin,  DPRD  Sikka  menggelar  sidang penyampaian  pendapat akhir   fraksi-fraksi    terhadap penetapan keputusan  DPRD  Sikka terkait rekomendasi laporan  hasil pemeriksaan BPK RI Perwakilan NTT atas  laporan keuangan  pemerintah  Kabupaten  Sikka  2018. 

Piutang Pemda  Sikka, kata Charles, merupakan akumulasi dari  tahun ke tahun. Namun  ia  heran peningkatan angka  piutang pada   tahun 2017 ke   tahun  2018.  Piutang itu  bersumber  dari  denda  keterlambatan proyek, kelebihan pembayaran,  retribusi dan pajak.

Dalam  proyek  pembangunan  IGD RSUD Maumere,    Charles menduga  disengajakan pejabat pembuat komitmen  (PPK). Rekanan  yang belum  membayar  denda  proyek  pembangunan  gedung  utama RSUD   dimenangkan  dalam tender  proyek  IGD.

Rasanya Manis, Kenali 8 Manfaat Buah Pisang

Janda Muda Pakai Narkoba saat Beri Makan Ayam, Alasan untuk Tambah Stamina, Ini Kronologi

Ratusan Orangtua Ikut Lomba Senam Lansia di Lewoleba

“Ini  bikin  beban  bagi  daerah. Rekanan  tidak punya  niat selesaikan kewajiban  masih dikasih kerja lagi,”  kata  anggota  Fraksi  Partai Amanat Nasional  ini.(laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo’a).

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved