Catatan Sipri Seko

Menganaliasi Partai Final Malaka vs Manggarai Barat

Mengapa harus adu penalti? Bukankah waktu normal sampai 120 menit cukup lama untuk bisa mencetak gol?

Menganaliasi Partai Final Malaka vs Manggarai Barat
ISTIMEWA
Sipri Seko

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Babak final turnamen paling bergengsi di NTT, akan dimainkan malam ini, Rabu (24/7/2019) antara Persemal Malaka melawan Persamba Manggarai Barat. Pukul 18.00 Wita akan dimulai kick off di Lapangan Betun, Kabupaten Malaka.

Kedua tim ini lolos ke final sama-sama lewat adu penalti. Adu keberuntungan ini dilakukan setelah bermain imbang di pertandingan waktu normal hingga perpanjangan waktu.

Ada dua jawaban yang bisa diberikan bila pertanyaannya adalah, mengapa harus adu penalti? Bukankah waktu normal sampai 120 menit cukup lama untuk bisa mencetak gol? Jawabannya adalah karena pertahanan lawan sangat solit atau juga karena striker kedua tim yang mandul.

Pertanyaan dan jawaban ini nampaknya harus dibahas untuk menjadi strategi bagi Persemal dan Persamba agar bisa merengkuh tropi juara. Semua pemain memiliki tugas menjaga pertahanan dan mencetak gol. Saat menyerang, saat bertahan dan saat transisi, semua pemain mesti menjalaninya dengan baik. Kalau ini dipahami, apapun strateginya, pasti akan dijalankan dengan baik.

Artinya, Persemal Malaka dan Persamba mesti memaksimalkan lini depannya untuk bisa mencetak gol. Tidak boleh bermain aman untuk kemudian melakukan adu penalti hanya karena saat semifinal bisa menang. Kehati-hatian justru terkadang menjadi bumerang.

Untuk itu, ada satu saran yang mesti dilakukan kedua tim. "Harus bermain lepas dan riang. Tidak boleh terbebani baik sebagai tuan rumah maupun tamu. Kedua tim sama-sama bagus, sehingga kalau pemainnya bisa melepaskan semua beban, saya yakin dia yang akan memenangkan pertandingan," kata legenda sepakbola NTT, Christoforus Umbu Yogar.

Hal yang sama juga dikatakan, Abdul Muis, mantan pemain yang mengantarkan PSK menjadi juara ETMC 2001 di Waingapu, Sumba Timur. Abdul Muis yakin Malaka dan Manggarai Barat akan sanggup melepas semua ketegangannya untuk bisa meraih juara.

Tiket ke putaran regional Liga 3 sudah digenggam kedua tim. Namun, tujuan akhirnya adalah menjadi kampiun di NTT. Mungkinkah target itu bisa digapai? **

Penulis: Sipri Seko
Editor: Sipri Seko
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved