Kadis Pariwisata Sumba Barat Daya Lepas Kontingen Parade 1001 Ekor Kuda

Kadis Pariwisata Kabupaten Sumba Barat Daya, Christofel Horo, S.H secara resmi melepas kontingen parade 1001 ekor kuda sandelwood,Selasa (23/7/2019)

Kadis Pariwisata Sumba Barat Daya Lepas Kontingen Parade 1001 Ekor Kuda
POS-KUPANG.COM/ PETRUS PITER
parade 1001 ekor kuda sandel wood yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Sumba Barat Daya di Tambolaka, Selasa (2372019) siang. 

Kadis Pariwisata Sumba Barat Daya Lepas Kontingen Parade 1001 Ekor Kuda

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM | TAMBOLAKA- Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sumba Barat Daya, Christofel Horo, S.H secara resmi melepas kontingen parade 1001 ekor kuda sandelwood, Selasa (23/7/2019).

Parade 1001 ekor kuda sandewood  itu mengambil titik star di lapangan sekolah SDM Wekamburu, Desa Weerena, Kecamatan Kota Tambolaka Sumba Barat Daya dan finish di Lapangan Sepak Bola Galatama, depan rumah jabatan bupati Sumba Barat Daya.

Pada acara parade 1001 ekor kuda sandel wood kali ini hanya diikuti 59 ekor kuda berasal dari Kecamatan Kota Tambolaka, Loura dan 10 ekor dari Kecamatan Wewewa Barat.

Saat melepas parade 1001ekor kuda sandel wood, Kepala Dinas Pariwisata Sumba Barat Daya, Christofel Horo, S.H meminta para peserta senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban selama dalam perjalanan hingga sampai lapangan Galatama, Sumba Barat Daya.

Para peserta diminta mengikuti acara puncak parade 1001 ekor kuda sandel, tenun ikat dan paket wisata di lapangan Galatama hingga tuntas.

Secara terpisah ditemui mengatakan, acara parade 1002 ekor kuda sandel wood dan tenun ikut merupakan agenda tahunan dalam rangka mempromisikan wisata Sumba.

Untuk Pertama Kali, Pastor Paroki Benteng Jawa Beri Sakramen Komuni Bagi Kaum Difabel

Kronologi Lengkap Siswi SMP dan Mahasiswa di Kota Kupang NTT Berhubungan Badan dalam Mobil Goyang

Harapan dengan promosi terbuka ini minat wisatawan mengunjungi Sumba semakin bertambah setiap tahunnya.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Selasa (23/7/2019) pagelaran parade kuda sandel wood, tenun ikat dan paket usaha wisata kali kurang semarak.

Selain peserta kuda sandel wood hanya 59 ekor,peserta budaya setiap etnis dalam lingkup SBD juga sangat kurang ditambah lagi suasana sepanjang jalan raya parade kurang sekitar 5-6 km tidak ramai dibanding tahun sebelumnya.(*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved