Dua Dusun di Desa Bitefa TTU Alami Kekeringan

Di Desa Bitefa mengalami kekeringan itu pada saat musim panas dan itu terjadi dua dusun yakni dusun empat dan dusun lima

Dua Dusun di Desa Bitefa TTU Alami Kekeringan
POS KUPANG/THOMAS MBENU NULANGI
Kepala Desa Bitefa, Viktorianus Naihati. 

Dua Dusun di Desa Bitefa TTU Alami Kekeringan

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU--Sebanyak dua dusun yang ada di Desa Bitefa, Kecamatan Miomaffo Timor, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) mengalami kekeringan.

Kekeringan yang dialami oleh warga di dua dusun tersebut sudah dirasakan sejak sebulan terakhir dan Samapi dengan saat ini belum ada penanganan dari pemerintah daerah.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Desa Bitefa, Viktorianus Naihati kepada Pos Kupang saat ditemui di Balai Binmaffo, Selasa (23/7/2019).

Viktorianus mengatakan, kekeringan yang dialami oleh masyarakat di dua dusun tersebut terjadi hampir setiap tahun, namun belum ada perhatian yang serius dari pemerintah.

"Di Desa Bitefa mengalami kekeringan itu pada saat musim panas dan itu terjadi dua dusun yakni dusun empat dan dusun lima," ungkapnya.

Viktorianus menjelaskan, akibat dari kekeringan yang terjadi di dua dusun tersebut, sumur gali yang selama ini biasanya digunakan oleh warga untuk mengambil air sudah mengalami kekeringan.

"Jadi di musim-musim seperti ini sumur gali yang selama ini warga gunakan untuk ambil air sudah kering," ujarnya.

Untuk memenuhi kebutuhan air, jelas Viktorianus, warga dua dusun tersebut harus mengambil air di sungai yang jaraknya sekira tiga sampai empat meter dari pemukiman warga.

"Dan warga di dua dusun itu juga saat ini membeli air tangki dari Kota Kefamenanu. Jadi warga di dua dusun itu susah sekali untuk mendapatkan air bersih," ujarnya.

Viktorianus mengharapkan, kepada pemerintah daerah Kabupaten TTU supaya bisa memperhatikan warga di dua dusun tersebut dengan mendatangkan air tangki.

Hari Ini, KPUD Matim Antar Berkas 30 Anggota DPRD Matim Terpilih ke Pemkab Matim.

Selama Tiga Hari, 134 Siswa Baru di SMPK St. Stanislaus Borong Jalani MPLS 2019

Hari Ini Ada Kapal Feri Berlayar ke Sabu, Ini Jadwalnya!

Pemkab Sumba Barat Dapat Opini WDP Untuk LKPD TA 2018

"Supaya dapat memenuhi kebutuhan air minum bersih bagi warga yang ada di dua dusun itu. Kalau tidak mereka sangat sulit untuk mendapatkan air bersih," ungkapnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved