Anggota Satgas Yonmeks 741/GN Gagalkan Enam Orang Pelintas Batas Ilegal

Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN melakukan upaya penggagalan enam orang pelintas batas ilegal.

Anggota Satgas Yonmeks 741/GN Gagalkan Enam Orang Pelintas Batas Ilegal
POS KUPANG/THOMAS MBENU NULANGI
Enam orang pelintas batas ilegal dari Timor Leste saat diserahkan ke pihak imigrasi Wini, Senin (22/7/2019). 

Anggota Satgas Yonmeks 741/GN Gagalkan Enam Orang Pelintas Batas Ilegal

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN melakukan upaya penggagalan enam orang pelintas batas ilegal.

Enam orang pelintas batas ilegal tersebut merupakan warga negara Timor Leste dan hendak melintas ke negara Indonesia. Keenam orang tersebut digagalkan oleh anggota Pos Wini, Senin (22/7/2019).

Enam orang itu, digagalkan oleh Batih Kipur 1, Sertu Gede Bayuda, Praka Adrianus Api Taban SO Minimi Pos Wini, dan Prada Bagus Prakoso Tabakpan 2 Pok 2 Pos Wini.

Kronologis kejadian penggagan berawal saat personel Pos Wini Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Mekanis 741/GN Sektor Barat yang di pimpin oleh Batih kipur 1 Sertu Bayuda beserta dua orang anggota melaksanakan pengendapan di Jalur Tikus PBN 04/2016.

Pada saat beberapa jam melaksanakan pengendapan tim menangkap Pelintas Batas illegal Warga RDTL sejumlah enam orang yang akan melintas dari RDTL ke Indonesia dengan alasan untuk berbelanja di pasar.

Keenam orang pelintas batas ilegal tersebut masing-masing bernama Elisabet Kolo, Maria Ctoreti Kebo, Anastasia Koa, Mathilda Kaba, Hendriko Binsase, dan Daniel Usabatan

Setelah kejadian penggagalan tersebut, para pelintas batas ilegal diamankan di Pos Wini. Setelah itu, Dankipur 1 Lettu Inf Teguh Prasetyo S.T, Han berkoodinasi dengan pihak Imigrasi PLBN Wini untuk dilakukan proses lebih lanjut.

Usai dilakukan koordinasi, enam orang pelintas batas ilegal tersebut diserahkan ke pihak Imigrasi PLBN Wini yang didampingi oleh Sertu Gede Bayuda beserta dua orang anggota lainnya.

Terpisah, Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN, Mayor Inf. Hendra Saputra, S.Sos., M.M., M.I.Pol mengatakan, kegiatan pengaman di wilayah perbatasan sebagai barier utama, harus dilakukan sehingga anggota diminta selalu waspada dan aktif untuk mencegah apapun yang bersifat merugikan negara.

Kejati NTT Pathor Rahman Komitmen Tuntaskan Semua Kasus Mega Korupsi di NTT

Jimmi Sianto Sebut Dinsos NTT Gagal

Persamba Manggarai Barat Bertemu PS Malaka di Final

"Seperti yang telah terjadi enam orang pelintas batas ilegal berhasil di gagalkan. Dengan terjadinya hal ini saya tekankan kepada seluruh jajaran untuk terus intens dalam melaksanakan pengamanan dan anjangsana," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved