Ahok Bilang Karier Politiknya Selesai, Begini Pandangan Pengamat Komunikasi Politik Arya Fernandes

Ahok Bilang Karier Politiknya Selesai, Begini Pandangan Pengamat Komunikasi Politik Arya Fernandes

Ahok Bilang Karier Politiknya Selesai, Begini Pandangan Pengamat Komunikasi Politik Arya Fernandes
KOMPAS.com/Dok. Istimewa
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berkunjung ke Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2019). 

Ahok Bilang Karier Politiknya Selesai, Begini Pandangan Pengamat Komunikasi Politik Arya Fernandes

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Pengamat komunikasi politik CSIS Arya Fernandes menilai ucapan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang mengaku karier politiknya telah habis dinyatakan dengan sungguh-sungguh.

Arya menuturkan, ucapan tersebut memberi pesan bahwa Ahok mengakui dirinya tak mungkin lagi menduduki posisi jabatan publik yang dulu disandangnya.

PDI-P Tak Ikut Pertemuan Ketum Parpol di Kantor NasDem, Ini Penjelasan Hendrawan Supratikno

"Menurut saya memang Ahok menyadari tidak mudah bagi dia untuk kembali kepada politik yang nornal terutama setelah kasus yang mendera dia, Ahok menyadari itu," kata Arya kepada Kompas.com, Selasa (23/7/2019).

Menurut Arya, tidak menutup kemungkinan pula bila pernyataan itu dilontarkan demi memperoleh empati publik. Sebab, Arya menilai Ahok tak sepenuhnya akan undur diri dari dunia politik.

Truk Terguling ke Lubang Galian Proyek Underpass Kentungan, Begini Kesaksian Sopir

Hal itu terlihat dari keputusan Ahok bergabung ke PDI-Perjuangan setelah bebas dari tahanan. "Mungkin dia tidak sepenuhnya juga akan undur diri dari politik praktis meskipun dia menyadari apa yang disampaikannya itu, tidak mudah bagi dia untuk kembali lagi menjadi pejabat publik," ujar Arya.

Diberitakan sebelumnya, Ahok mengaku bahwa karier politiknya sudah selesai. Hal itu ia sampaikan saat menerima Roosseni Award, Senin kemarin.

"Orang mayoritas beragama sudah mencap saya penista, masyarakat kelas menengah, terutama ibu-ibu, marah karena urusan perceraian saya dan pernikahan saya. Jadi, ya sudah sebetulnya sudah selesai (karier politik)," kata Ahok.

Saat ditanya mengenai kemungkinan namanya akan meramaikan bursa calon menteri kabinet Joko Widodo-Maruf Amin, Ahok mengatakan bahwa hal itu tidak mungkin terjadi.

"Saya tidak mungkin jadi menteri. Saya kan sudah cacat di Republik ini. Bukan pesimis, tapi saya memberi tahu fakta dan kenyataan," kata Ahok. (Kompas.com/Ardito Ramadhan)

Halaman
1234
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved