Warga Benteng Tawa I Antusias Ikut Kegiatan Posbindu

Warga Benteng Tawa I Kecamatan Riung tampak antusias mengikuti kegiatan Pos Binaan Terpadu (Posbindu).

Warga Benteng Tawa I Antusias Ikut Kegiatan Posbindu
ISTIMEWA
Suasana Posbindu oleh Puskesmas Lindi di Polindes Mok Desa Benteng Tawa I Kecamatan Riung Barat Kabupaten Ngada, Sabtu (20/7/2019). 

Warga Benteng Tawa I Antusias Ikut Kegiatan Posbindu

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Warga Benteng Tawa I Kecamatan Riung tampak antusias mengikuti kegiatan Pos Binaan Terpadu (Posbindu).

Kegiatan Posbindu dilaksanakan oleh Manajemen Puskesmas Lindi bertempat di Polindes Mok Desa Benteng Tawa I Kecamatan Riung Barat Kabupaten Ngada, Sabtu (20/7/2019).

Jenis-jenis pemeriksaan kesehatan saat Posbindu yakni pemeriksaan kolestrol, asam urat, gula darah, tekanan darah dan iva atau sadani.

Warga Desa Benteng Tawa I, Karolus Ngao, mengaku sangat bangga karena bisa datang ikut kegiatan Posbindu.

Karolus Ngao dan ibu Keduanya dengan wajah berseri-seri dan secara cepat mengatakan bahwa mewakili 110 masyarakat yang hadir dalam kegiatan

"Posbindu ini sangat bagus. Senang karena mereka diperlakukan secara ramah oleh petugas Puskesmas Lindi dan edukasi kesehatan yang komunikatif membuat mereka akan lebih memahami esensi kesehatan," ungkapnya.

Warga lain, Juliana Tiga menjelaskan bahwa bentuk kegiatan Posbindu yaitu, mengukur tinggi badan, menimbang berat badan, mengukur lingkaran perut, tensi darag, test kolestrol, asam urat, gula darah, dan iva untuk perempuan.

"Kami sangat senang pak. Mudah-mudahan kedepan terus dilaksanakan kegiatan ini," harap Juliana.

Sementara itu, Kepala Desa Benteng Tawa 1 Yoseph Panas, S.Fil mengatakan, kegiatan Posbindu ini sangat penting mengetahui status kesehatan seseorang.

Pria yang akrab disapa Jose ini menyebutkan saat trend penyakit tidak menular yang diderita oleh masyarakat. Pola hidup yang tidak seimbang antar pola makan, istirahat dan olahraga membuat masyarakat bisa menderita penyakit yang tidak menular seperti kolestrol, asam urat, tekana darah, dan gula darah.

Ia melanjutkan, sejak dirinya terpilih sebagai kepala desa berkomitmen untuk mengurus sektor kesehatan menjadi hal yang utama dan pertama.

Ia menyebutkan ada orang yang meninggal dunia karena serangan jantung dan tekanan darah tinggi yang mengabitkan pecah pembulu darah.

Kegitan ini ada manfaat praktisnya, ketika seseorang sudah mengathui bahwa dirinya mengalami tekanan darah, maka dengan sendirinya ia bisa menjaga pola makan dan istirahat yang ideal.

Bupati Malaka Buat Perform ETMC Lebih Maju

Waspada! Tiga Perairan di Wilayah Perairan Sumba Berpotensi Tinggi Gelombang 4.0 Meter

Anda Miliki Kantung Hitam di Mata? Cerahkan dengan 5 Bahan Alami

"Manfaat dari kegiatan ini sangat praktis. Misalnya seseorang sudah tau ia mengalami tekanan darah, maka orang tesebut pasti akan menjaga pola makan dan istirahat yang teratur," jelasnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved