Undana Gelar Workshop Simulasi Restorative Justice Penanganan Kasus Anak, Ini Tujuannya

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nusa Cendana (Undana) mengadakan workshop Simulasi hasil pene

Undana Gelar Workshop Simulasi Restorative Justice Penanganan Kasus Anak, Ini Tujuannya
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Pembukaan workshop simulasi hasil penelitian tentang model restorative justice dalam penanganan kasus anak yang berhadapan hukum di Hotel Neo Aston Kupang pada Senin (22/7/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nusa Cendana (Undana) mengadakan workshop Simulasi hasil penelitian tentang penerapan restorative justice pada Senin (22/7/2019).

Workshop Simulasi Hasil Penelitian dengan tema Simulasi model penerapan restorative justice dalam proses penanganan kasus anak berhadapan dengan hukum di Polres/Polresta daratan Timor dilaksanakan di Hotel Neo Aston jalan Piet A Tallo Kupang, Provinsi NTT.

Kegiatan workshop dibuka oleh ketua LPPM Undana Dr Umbu Lily Pekuwali SH, M.Hum pada pukul 09.00 Wita.

KPU Sumba Timur Gelar Rapat Pleno Terbuka Penetapan Calon Anggota DPRD Terpilih

KPU Resmi Tetapkan 40 Caleg DPRD Kabupaten Kupang Periode 2019-2024

Tampil sebagai keynote speaker Dr Umbu Lily Pekuwali SH, M.Hum. Sebagai pembicara, hadir pakar hukum pidana dari Universitas Airlangga Surabaya, Prof. Dr. Didik Endro Purwoleksono SH.MH serta ketua tim peneliti Dr. Renny M. Masu SH, MH dengan moderator Prof. Dr. Jimmy Pello SH. MH.

Dr Renny M. Masu SH,MH kepada POS-KUPANG.COM mengatakan workshop simulasi hasil penelitian ini dilakukan untuk melihat dan menyempurnakan hasil penelitian terkait penerapan restorative justice dalam proses penanganan kasus anak berhadapan dengan hukum di wilayah Kepolisian Daerah NTT dan khususnya Polres jajaran di wilayah daratan Timor.

Workshop ini, jelas Reny, ingin memperoleh input dari para pihak terkait yang berhubungan dengan penanganan kasus anak berhadapan dengan hukum terutama untuk diterapkan di wilayah hukum Polres se-daratan Pulau Timor Provinsi NTT.

Ternyata Sejak 20 Tahun lalu, Ini Pengakuan Terbaru Nunung dan Suami Brondongnya Pakai Sabu

Terkait poin penting dalam pendekatan restorative justice, Reny mengatakan bahwa bahwa dalam penerapan pada isu anak atau kasus anak berhadapan dengan hukum, yang menjadi orientasi atau sasaran utama adalah masa depan anak.

"Pada prinsipnya, restorative justice adalah pendekatan yang dipergunakan untuk menyelesaikan kasus pidana yang dilakukan oleh anak dengan melibatkan tiga pihak utama yaitu pelaku atau keluarga dan korban atau keluarga serta masyarakat dengan tujuan mencari penyelesaian yang adil yang menekankan pada pemulihan pada keadaan semula dan bukannya pembalasan," jelasnya.

Sementara itu, pakar hukum pidana dari Universitas Airlangga Surabaya, Prof. Dr. Didik Endro Purwoleksono SH.MH kepada POS-KUPANG.COM mengatakan bahwa pada hakikatnya hasil penelitian yang dilakukan tidak hanya berguna bagi Polres/Polresta di daratan Timor saja namun dapat berguna bagi aparat kepolisian di seluruh Indonesia.

Prof Didik menjelaskan pendekatan keadilan restoratif (restorative justice) terfokus pada penyelesaian perkara tindakan pidana dengan melibatkan pelaku, korban, keluarga pelaku/korban dan pihak lain yang terkait untuk bersama-sama mencari penyelesaian yang adil dengan menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula dan bukan pada pembalasan.

Implikasinya, lanjut akademisi Universitas Airlangga ini, dalam Undang Undang SPPA dikenal adanya diversi, termasuk konsekuensi jika tidak dilaksanakan proses diversi oleh penyidik dan penuntut umum.

Hadir sebagai peserta, perwakilan dari PPA Polres, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Dinas Sosial, LSM pemerhati anak, P2TP2A, tokoh masyarakat dan tokoh agama, perwakilan Fakultas Hukum Undana, Perwakilan UKAW dan Polda NTT. (*)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved