KPU TTU Tetapkan Perolehan Kursi Parpol dan Calon Anggota DPRD, Ini Tahapan Selanjutnya

KPU Kabupaten TTU Tetapkan Perolehan Kursi Parpol dan Calon Anggota DPRD, Ini Tahapan Selanjutnya

KPU TTU Tetapkan Perolehan Kursi Parpol dan Calon Anggota DPRD, Ini Tahapan Selanjutnya
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Para pengurus partai politik dan undangan saat mengikuti kegiatan rapat pleno penetapan perolehan kursi partai politik dan caleg terpilih di Aula Hotel Ariesta, Senin (22/7/2019). 

KPU Kabupaten TTU Tetapkan Perolehan Kursi Parpol dan Calon Anggota DPRD, Ini Tahapan Selanjutnya

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) telah menetapkan perolehan kursi partai politik, dan calon anggota DPRD Kabupaten TTU terpilih untuk periode 2019-2024.

Setelah menetapkan perolehan kursi partai politik dan anggota DPRD terpilih, maka masih ada satu tahapan yang harus dilakukan oleh calon anggota DPRD Kabupaten TTU terpilih.

Bocah 9 Tahun Alami Trauma Setelah Jadi Korban Dugaan Pemukulan Oknum Polisi

Hal itu disampaikan oleh Ketua KPU Kabupaten TTU, Paulinus Lape Veka usai memimpin acara pembukaan rapat pleno penetapan perolehan kursi partai dan caleg terpilih di Aula Ariesta, Senin (22/7/2019).

Paulinus mengatakan, proses penetapan perolehan kursi partai politik dan calon anggota DPRD terpilih merupakan tahapan kedua dari terakhir berkaitan dengan rangkaian pemilu legislatif.

Mendagri Sebut Ada Gubernur Hampir Tiap Minggu Izin ke Luar Negeri

"Setelah melakukan penetapan, kita akan melengkapi administrasi dari setiap calon anggota DPRD terpilih. Setelah itu, nanti kita akan usulkan kepada Gubernur melalui Bupati sehingga proses selanjutnya nanti menjadi urusan pemerintah," terangnya.

Paulinus menambahkan, berkaitan dengan tanggung jawab mengenai proses pemilihan, KPU Kabupaten TTU hanya sampai pada penetapan perolehan kursi dan calon terpilih serta melengkapi berkas.

Setelah ditetapkan, ungkap Paulinus, tidak ada perubahan perolehan kursi dari partai politik. Namun perubahan itu dapat terjadi apabila ada kejadian yang luar biasa yang terjadi di internal partai.

"Tapi biasanya perubahan itu berasal dari usulan dari partai politik. Misalnya orang meninggal. Tapi sejauh ini masih berjalan aman, normal seperti biasa," terangnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved