Kasus Cabul, Pimpinan Pesantren Ditangkap, 20 Persen Santri Pindah

Terkait Kasus Cabul, Pimpinan Pesantren Ditangkap, 20 Persen Santri Pindah

Kasus Cabul, Pimpinan Pesantren Ditangkap, 20 Persen Santri Pindah
KOMPAS.com/MASRIADI
Suasana Pesantren AN, yang tutup di Jalanan Kompleks Panggoi Indah, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Aceh, Senin (22/7/2019). 

Terkait Kasus Cabul, Pimpinan Pesantren Ditangkap, 20 Persen Santri Pindah

POS-KUPANG.COM | LHOKSEUMAWE - Sebanyak 20 persen dari 300 santri di Pesantren AN, Kompleks Panggoi Indah, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, dilaporkan pindah ke pesantren atau sekolah lainnya di Aceh.

Mereka pindah menyusul terungkapnya kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan pimpinan pesantren dan seorang guru masing-masing berinisial AI dan MY terhadap sejumlah santri.

Fary: Gerindra Berhak Mendapat Jabatan Ketua MPR, Ini Alasannya

Kepala Hubungan Masyarakat, Pemerintah Kota Lhokseumawe, Muslem, Senin (22/7/2019), menyebutkan, 20 persen santri yang pindah itu umumnya santri yang baru mendaftar untuk tahun ajaran 2019-2020.

Mereka meminta pindah ke sekolah atau pesantren lainnya. "Kalau santri lama, rata-rata ingin menamatkan pendidikan di pesantren itu. Yang pindah itu umumnya santri baru mendaftar. Anak baru tahun ini," kata Muslem.

Sang Pacar Sebarkan Video Siswi SMK Setengah Bugil, Ternyata Ini Motifnya

Dia menyebutkan, hasil perbincangan dengan pengurus baru pesantren dipastikan proses belajar mengajar dilakukan di gedung baru di Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. Pemerintah, sambung Muslem, terus memperketat pengawasan terhadap sejumlah pesantren di kota itu.

"Kami juga awasi proses transisi ini, proses pemindahan hingga normalnya proses belajar-mengajar di lokasi yang baru di gedung eks Pesantren Muhajirin Blang Mangat, Lhokseumawe," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan AI dan MY ditangkap polisi atas dugaan pelecehan seksual terhadap santri di Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Keduanya ditahan di Mapolres Lhokseumawe.

Sejauh ini polisi sudah mendeteksi 15 santri yang diduga menjadi korban, lima di antaranya telah dimintai keterangan. (Kompas.com/Masriadi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pimpinan Pesantrennya Ditangkap atas Kasus Cabul, 20 Persen Santri Pindah",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved