Fahri Hamzah Ajukan Sita Paksa karena PKS Tak Kunjung Bayar Ganti Rugi

Fahri Hamzah Ajukan Sita Paksa karena PKS Tak Kunjung bayar ganti rugi

Fahri Hamzah Ajukan Sita Paksa karena PKS Tak Kunjung Bayar Ganti Rugi
KOMPAS.com/Haryantipuspasari
Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (5/7/2019). 

Fahri Hamzah Ajukan Sita Paksa karena PKS Tak Kunjung bayar ganti rugi

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah diwakili kuasa hukumnya mengajukan surat permohonan sita paksa terhadap Partai Keadilan Sejahtera kepada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019).

Kuasa hukum Fahri, Mujahid Latief, mengatakan bahwa pihaknya mengajukan sita paksa karena PKS tidak kunjung membayar ganti rugi senilai Rp 30 miliar kepada Fahri sesuai putusan pengadilan.

Di Polda Metro Jaya, Nunung Menangis dan Cium Tangan Suami, Ini yang Diucapkannya

"Pihak pengadilan melakukan pemanggilan terhadap mereka untuk diingatkan melaksanakan isi putusan, dua kali juga tak dilaksanakan. Maka ini adalah tahap lanjutan dari proses panjang yang sudah kita lakukan," kata Mujahid kepada wartawan.

Mujahid mengatakan, aset yang diajukan untuk disita itu dimiliki oleh lima orang pengurus PKS yang menjadi pihak termohon dalam gugatan yang dilayangkan oleh Fahr, yakni Abdul Muiz Saadih, Hidayat Nur Wahid, Surahman Hidayat, Mohamad Sohibul Iman, dan Abdi Sumaithi.

Raih Akreditasi B, PAUD Ekklesia Air Kom, Naibonat Masih Minim Fasilitas

Mujahid menyebut, aset tersebut terdiri dari harta tak bergerak seperti tanah dan bangunan serta sejumlah harta bergerak. Namun, Mujahid enggan menjabarkan aset-aset apa saja yang dimaksud.

"Kalau secara nominal aset itu mungkin ada 8 aset ya. kalau kita verifikasi itu bentuknya itu ada tanah, bangunan, gedung, dan kendaraan bermotor," ujar Mujahid.

Adapun aset-aset yang jadi objek sitaan itu akan disita setelah pihak PN Jakarta Selatan melakukan verifikasi.

Setelah diverifikasi dan disita, aset-aset sitaan akan dilelang hingga menemui angka Rp 30 miliar sebagaimana yang menjadi putusan pengadilan.

Fahri Hamzah vs PKS Perseteruan antara pimpinan PKS dan Fahri Hamzah sudah berlangsung sejak awal 2016. Saat itu, PKS memecat Fahri sebagai kader.

Majelis Tahkim PKS pada 11 Maret 2016 memutuskan memecat Fahri dari seluruh jenjang jabatan di kepartaian.

Pada 1 April 2016, Presiden PKS Sohibul Iman menandatangani SK DPP terkait keputusan majelis hakim tersebut.

Dalam gugatannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Fahri menuntut PKS membayar ganti rugi materiil Rp 1,6 juta dan imateriil senilai lebih dari Rp 500 miliar. (Kompas.com/Ardito Ramadhan)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PKS Tak Kunjung Bayar Ganti Rugi, Fahri Hamzah Ajukan Sita Paksa ",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved