Dua Jaksa di Sumba Timur Dapat Tanda Jasa Kehormatan Sepuluh Tahun

Kajari Sumba Timur Setyawan Nur Chaliq juga dalam upacara itu membacakan amanat tertulis Jaksa Agung RI Muhammad Prasetyo.

Dua Jaksa di Sumba Timur Dapat Tanda Jasa Kehormatan Sepuluh Tahun
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Kajari Sumba Timur Setyawan Nur Chaliq foto bersama para Jaksa dan pegawai, serta para anggota IAD Daerah Sumba Timur. 

Dua Jaksa di Sumba Timur Dapat Tanda Jasa Kehormatan Sepuluh Tahun

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU--Di hari puncak hari Bhakti Adhyaksa ke-59 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-XIX Ikatan Adhyaksa Darmakarini (IAD) Tahun 2019, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumba Timur melaksanakan upacara apel bersama.

Upacara Apel bersama itu, berlangsung di halaman Kantor Kejari setempat, Senin (22/7/2019) pagi.

Bertindak sebagai Inpestur Upacara (Irup) Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumba Timur Setyawan Nur Chaliq, SH.,MH. Para peserta apel itu berasal dari para Jaksa dan para karyawan di Kejari Sumba Timur, serta Ketua IAD Daerah Sumba Timur Ny. Cici Setyawan bersama anggota.

Adapun dalam upacara itu Kajari Sumba Timur Setyawan Nur Chaliq menyematkan tanda jasa kehormatan 10 tahun bagi kedua orang jaksa. Kedua orang jaksa itu yakni Jaksa M.Syafa, SH yang juga menjabat sebagai Kasie Perdata dan Tata Usaha Negara (DATUN) Kejari Sumba Timur dan Jaksa IGN Agung Wira Anom,SH yang juga menjabat sebagai Kasie Intel Kejari Sumba Timur.

Kajari Sumba Timur Setyawan Nur Chaliq juga dalam upacara itu membacakan amanat tertulis Jaksa Agung RI Muhammad Prasetyo.

Dalam amanatnya itu, Prasetyo juga merintahkan, untuk dipedomani dan dilaksanakan sebagai petunjuk arah dan acuan bagi segenap jajaran Adhyaksa yakni pertama, tingkat profesionalitas kemampuan perorangan, dan satuan sebagai bekal mengantisipasi, menangani, dan menuntaskan setiap masalah tugas yang akan dan sedang dihadapi.

Kedua, pupuk semangat solidaritas, mampu bekerja sama, berkoordinasi, dan bersinergi dengan memegang teguh prinsip dan jatih diri agar tetap terjaga, dan dijunjung tinggi.

Ketiga, tingkatkan keberanian dan kejujuran, menyadari kekurangan dan kesalahan diri, disertai kepekaan, cepat melakukan langkah perbaikan dan koreksi.

Keempat, kukuhkan jiwa korsa, landasan utama kebersamaan insan Adhyaksa, yang saling mendukung, menjaga, dan mengingatkan sebagai penopang eksistensi kebanggaan martabat dan harga diri profesisi bagi tetap tegaknya institusi. Dan kelima, persiapakan diri untuk mengabdi dan bekerja sepenuh hati demi kemajuan, keunggulan, dan keutuhan Negeri.

Pemda TTU Kekurangan 94 Unit Ruangan Kelas untuk SD dan SMP

Kondisi Sekolah di NTT Masih Dipengaruhi Adanya Sekolah Favorit

Adapun pada, Minggu (21/7/2019) pihak Kejari Sumba Timur juga melakukan ziarah dan melakukan tabur bunga di makam pahlawan Umbu Ndawa Kareuk di Jalan Adam Malik, Kelurahan Kambajawa, Kecamatan Kota Waingapu. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved