Ana Waha Kolin - Perkuat Perhatian Pada Perempuan dan Anak

Salah satu Caleg perempuan terpilih DPRD NTT, Ana Waha Kolin,S.H mengatakan akan peruat perhatian terhadap perempuan dan anak di NTT

Ana Waha Kolin - Perkuat Perhatian Pada Perempuan dan Anak
POS KUPANG/APOLONIA M DHIU
Ketua KPPI Provinsi NTT, Ana Waha Kolin, SH, yang didampingi para pengurus, menyerahkan tanaman cabai di Kelurahan Batu Plat, Selasa (30/5/2017) 

Ana Waha Kolin - Perkuat Perhatian Pada Perempuan dan Anak

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Salah satu Caleg perempuan terpilih DPRD NTT, Ana Waha Kolin,S.H mengatakan, dengan komposisi perempuan di lembaga DPRD NTT diharapkan bisa memperkuat perhatian pada kepentingan perempuan dan anak di NTT.

Ana menyampaikan hal ini saat ditemui di Hotel Aston, Senin (22/7/2019).

Menurut Ana, DPRD memiliki tugas pokok antara lain pengawasan, dan dirinya akan lebih melihat soal kepentingan perempuan dan anak serta kepentingan sosial kemasyarakatan.

"Tugas dan fungsi dewan ada tiga ,yakni menetapkan aturan, menetapkan anggaran dan melakukan pengawasan. Karena itu, sebagai DPRD harus merasa memiliki dan bertanggungjawab terhadap tugas ini sehingga dapat bertanggungjawab kepada masyarakat," kata Ana.

Dia mengatakan, setelah dilantik, dirinya lebih condong untuk berada di Komisi Kesejahteraan Sosial, yang mana mengurusi soal perempuan dan anak, sosial,kesehatan, tenaga kerja dan juga pendidikan.

Terkait tugas dan fungsi dewan politisi PKB NTT ini mengatakan, dirinya melihat pengawasan tentu harus mendapat porsi paling banyak, alasannya, bahwa fakta yang ditemui di lapangan selama kampanye beberapa waktu lalu, ada banyak sekali kejanggalan terkait program sosial.

Ini Nama-nama Anggota DPRD Kabupaten TTU Periode 2019-2020

"Sebagai anggota dewan harus lakukan pengawasan sampai kepada masyarakat. Kita terlibat langsung sebagai bukti tanggungjawab," katanya.

Dikatakan, masalah di lapangan adalah data penerima bantuan perumahan atau dan bantuan sosial lainnya.

"Sebenarnya pemerintah harus kerjasama dengan RT/RW untuk mengambil data sehingga benar-benar valid. Kenapa karena RT lebih kenal warganya, apakah layak terima bantuan atau tidak," katanya.

Inilah 65 Caleg Terpilih DPRD NTT Periode 2019-2024

Ana mengatakan, tentu ada koordinasi dengan pemerintah serta membangun sinergisitas antara pemerintah dan DPRD .

"Saya sebenarnya ingin agar setiap anggota dewan bisa membangun komunitas di dapil. Misalnya di dapil NTT 6, kita harua bisa membuat komunitas di dapil tanpa melihat asal partai atau ego partai, tetapi bangaimana kita bicara soal masyarakat di dapil kita," ujarnya.

Dikatakan, dengan adanya komunitas,maka ada banyak hal yang dapat dilakukan di dalam dapil,kemudian bisa dibawa ke Komisi masing-masing. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved