Komunitas Peduli Pendidikan 1000 Guru Bagikan 60 Tas Kepada Murid SD Parelel Weetabula

apolsek Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Kompol I Ketut Mastina, S.Sos mengatakan, bersama komunitas peduli pendidikan 1000 guru membagikan 60 tas s

Komunitas Peduli Pendidikan 1000 Guru Bagikan 60 Tas Kepada Murid SD Parelel Weetabula
Pos Kupang.com/Petrus Piter
Kapolsek Loura,SBD, Kompol I Ketut Mastina, S.Sos mendampingi komunitas peduli pendidikan 1000 guru membagijan 60 tas sekolah kpd siswa siswi SD Paralel II di Weerrna, Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya, Sabtu (20/7/2019) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM/TAMBOLAKA---Kapolsek Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Kompol I Ketut Mastina, S.Sos mengatakan, bersama komunitas peduli pendidikan 1000 guru membagikan 60 tas sekolah kepada murid-murid SD paralel Weetabula di Desa Weerena, Kecamatan Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya, Sabtu (20/9/2019) pagi.

Kehadirannya mendampingi 11 anggota komunitas peduli pendidikan 1000 guru yang hari-hari bekerja sebagai dokter, pramugari, guru dan pegawai kantor kementerian keuangan RI mendatangi SD pararel II Weetabula di Desa Weerena, Kecamatan Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya untuk mendampingi membagikan bantuan tas sekolah juga.memanfaatlan kesempatan mensosialisasikan secara dini kepada anak-anak tentang tertib berlalu lintas, bahaya mengkonsumsi miras.

Kapolsek Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Kompol I Ketut Mastina, S.Sos menyampaikan hal itu di Tambolaka,Ibu Kota Kabupaten Sumba Barat Daya, Minggu (21/7/2019) siang.

Menurutnya, pihaknya juga mengajarkan pula anak-anak bila menemukan barang milik teman yang tertinggal hendaknya dikembalikan kepada yang bersangkutan atau kepada para guru. Jangan dibawah pulang.

Sepenggal Cerita Film Salam Karya Mahasiswa Unimor yang Menjadi Juara Umum FFMI 2019

Profesi Petani, Namun Pasangan Suami Istri Ini Punya Banyak Mobil Mewah, Ini Usaha Lain

Sesuai rencana, pekan depan, komunitas peduli pendidikan 1000 guru juga akan memberi makan bergisi kepada siswa siswa SD di Tambolaka, Sumba Barat Daya.

Ia menambahkan, komunitas peduli pendidikan 1000 guru datang ke Sumba untuk traveling menikmati panorama keindahan alam Sumba. Dalam kegiatan itu juga melakukan kegiatan sosial mengajar anak-anak sekolah dasar meski hanya beberapa saat saja. Hal itu merupakan bentuk kepeduliannya terhadap dunia pendidikan Sumba. Harapan ke depan Sumba lebih maju dan sejahtera. (*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved