Festival Panggil Dugong di Alor Jadi Even Rutin

Pelaksanaan Festival Panggil Dugong/Duyung di Kabupaten Alor, NTT akan menjadi even rutin setiap tahun.

Festival Panggil Dugong di Alor Jadi Even Rutin
ISTIMEWA
Suasana Festival Panggil Dugong yang digelar di Pantai Mali, Kabupaten Alor, Jumat (1972019) 

Festival Panggil Dugong di Alor Jadi Even Rutin

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pelaksanaan Festival Panggil Dugong/Duyung di Kabupaten Alor, NTT akan menjadi even rutin setiap tahun. Kegiatan ini didorong menjadi festival berskala nasional.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, Dr. Ir. Wayan Dharmawa kepada POS-KUPANG.COM, Minggu (21/7/2019).

Menurut Wayan, pelaksanaan even Festival Panggil Dugong akan dijadikan even rutin atau tetap setiap tahun.

"Tentu even ini akan kita jadikan even rutin. Festival panggil Dugong ini kita dorong agar jadi festival nasional," kata Wayan.

Dijelaskan, selain menjadi even rutiin, festival ini juga didorong menjadi salah satu dari tiga even berskala nasional.

Tiga even ini, yakni Festival Panggil Dugong, Festival Tenun Ikat dan Festival Quran Tua.

"Jadi di Kabupaten Alor ini, akan ada tiga festival yang kita dorong menjadi festival berskala nasional, yakni Festival Panggil Dugong, Tenun Ikat dan Festival Quran Tua," katanya.

Jumlah Wajib e-KTP di TTU yang Belum Melakukan Perekaman Capai 32.521 Orang

Dia mengharapkan dengan dilaksanakan festival-festival tersebut dapat memberi manfaat bagi perekonomian masyarakat.

"Dari tiga even ini tentu diharapkan dapat meningkatkan kekuatan tiga pilar pariwisata, yaitu kelestarian alam, budaya dan peningkatan nilai ekonomi melalui kunjungam wisata," ujarnya.

Sementara saat Festival Panggil Dugong, Wayan juga mengatakan, Kabupaten Alor memiliki lima potensi wisata, diantaranya Wisata Taman Laut, Diving dan Snorkling, Pancing Mania, Wisata Budaya Takpala dan Bampalola.

Sedang Berlangsung Siaran Langsung Manny Pacquiao vs Keith Thurman, Live Streaming Mola TV

Kehadiran Gubernur beserta rombongan pada festival itu disambut dengan persembahan dua lagu, Kami ucapkan selamat datang dan lagu Tanah Air yang dibawakan oleh siswa siswi SD GMIT Pulelang, tarian caka lele dan lego lego dari sanggar Eheng Hulu yang artinya beringin berlukis/bersejarah dari suku Kabola. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved