Dandim Ende Tanam Jagung Seluas 1 Hektar di Nanganesa, Simak YUK

1602 Ende, Letkol Inf Mochmad Fuad Suparlin Sip, M.Tr (Han) bersama istri dan Anggota TNI di Lingkup Kodim 1602 Ende bersama para istri serta para

Dandim Ende Tanam Jagung Seluas 1 Hektar di Nanganesa, Simak YUK
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Pose BERSAMA/ Dandim 1602 Ende, Letkol Inf Mochmad Fuad Suparlin Sip, M.Tr (Han) Berfoto Bersama Di Lahan Jagung, Sabtu (20/7/2019). 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE--Dandim 1602 Ende, Letkol Inf Mochmad Fuad Suparlin Sip, M.Tr (Han) bersama istri dan Anggota TNI di Lingkup Kodim 1602 Ende bersama para istri serta para pegawai dari Dinas Pertanian Kabupaten Ende dan masyarakat Desa Nanganesa, menanam jagug seluas 1 hektar di lahan milik masyarakat di Desa Nanganesa, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, Sabtu (20/7/2019).

Dandim 1602 Ende, Letkol Inf Mochmad Fuad Suparlin Sip, M.Tr (Han) kepada Pos Kupang.com mengatakan bahwa pihaknya memang sengaja menanam jagung sebagai upaya untuk mengatasi kemungkinan adanya ancaman musim panas yang menimpa wilayah Kabupaten Ende pada beberapa waktu mendatang.

Menurutnya jagung sengaja dipilih karena tidak banyak membutuhkan air sehingga dirasa cocok ditanam menjelang memasuki musim panas.

Tim Sepak Takraw Putri NTT Siap Tanding di Pra PON XX 2019 di Kalimantan Utara

Lebih dari itu kegiatan penanaman jagung oleh Anggota TNI di lahan milik masyarakat sebagai bentuk motivasi kepada masyarakat agar lebih giat untuk menanam berbagai tanaman terutama jagung.

Menurutnya kegiatan penanaman jagung dan padi maupun pembukaan berbagai lahan pertanian sudah merupakan atensi dari pimpinan TNI yang bekerjasama dengan Depertemen Pertanian RI. Hal itu juga dilakukan oleh Kodim 1602 Ende yang bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Ende.

Dandim 1602 Ende, Letkol Inf Mochmad Fuad Suparlin Sip, M.Tr (Han) mengatakan bahwa penanaman jagung oleh anggota TNI di Desa Nanganesa hanyalah sebagai contoh atau proyek percontohan sehingga bisa diikuti oleh masyarakat.

Dandim berharap agar masyarakat mau memenfaatkan lahan dan jangan membiarkan lahan kosong menjadi nganggur.

Dandim , Letkol Inf Mochmad Fuad Suparlin Sip, M.Tr (Han) mengatakan bahwa pihaknya siap membantu masyarakat untuk mengolah lahan pertanian yang terpenting adalah adanya kemauan dari masyarakat untuk berubah.

“Yang terpenting adalah mau dulu karena apabila sudah ada kemauan maka tentu akan bisa berjalan,”katanya.
Dandim mengatakan bahwa saat ini Kodim Ende selain mengembangkan usaha jagung juga mengembangkan usaha ayam dan tanaman lombok.

Di masa mendatang pihaknya juga akan mengembangkan usaha bawang putih dan juga bawang merah.
Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan anggota dan juga masyarakat sehingga tidak perlu mendatangkan barang-barang itu dari luar daerah.

“Selama ini beras didatangkan dari Mbay sedangkan bawang dari Maumere juga sayur dari Bajawa. Lalu kita di Ende menghasilkan apa padahal lahan cukup luas. Ayo mari berubah sehingga barang-barang kebutuhan tidak harus didatangkan dari luar daerah,”kata Dandim , Letkol Inf Mochmad Fuad Suparlin Sip, M.Tr (Han).

Adrianus H, warga yang lahannya dipergunakan oleh Kodim 1602 Ende untuk menanam jagung mengatakan bahwa pihaknya memang sengaja memberikan lahan tersebut untuk diolah oleh TNI karena menurutnya hal itu dinilai positif sehingga bisa memotivasi masyarakat untuk bertanam.

“Iya kami memiliki tenaga kerja yang terbatas sehingga tidak semua lahan bisa diolah maka ketimbang lahannya dibiarkan kosong tidak apa dipinjamkan kepada TNI untuk ditanami jagung,”ujarnya. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved