VIDEO: Seperti Ini Aktivitas Membenamkan Sampah di Ruteng, Manggarai, NTT

VIDEO: Alat Berat Ini Membenamkan Sampah ke Dalam Tanah. Ini merupakan salah satu cara menghilangkan aroma bau busuk yang dikeluhkan warga.

VIDEO:  Seperti Ini Aktivitas Membenamkan Sampah di Ruteng, Mangarai, NTT

POS-KUPANG.COM, RUTENG – Saat ini, volume sampah yang bersumber dari Ruteng, Ibukota Kabupaten Manggarai, semakin meningkat dari waktu ke waktu.

Peningkatan volume sampah itu seiring bertambahnya jumlah penduduk yang terus meningkat di kota itu

Sebagai kota kecil, saat ini Ruteng memproduksi sampah rata 2,5 liter per jiwa atau setara 200 M3 perhari.

Sedangkan luas areal tempat pembuangan akhir (TPA) di daerah itu sangat terbatas, yakni 1,2 hektare saja.

VIDEO: Kadis Koperindag Lembata Jatuh dari Lantai 2 RSUD Lewoleba. Ini Lokasi Kejadiannya

VIDEO: Anak-anak Belajar di Taman Baca Hamu Wangu, Sumba Timur

VIDEO: Usfunan Minta Dinas Sosial TTS Panggil Oknum Pendamping PKH. Ada Apa?

Sebagai upaya antisipasi meningkatnya volume sampah tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai melalui Dinas Lingkungan Hidup menempuh cara membenamkan sampah itu ke dalam tanah.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Manggarai, Silvanus Hadir yang saat ini mengemban jabatan juga sebagai pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup Kabupaten Manggarai.

Dikatakannya, ada dua upaya yang dilakukan saat ini.

Pertama, mengolah beberapa jenis sampah dengan menggunakan mesin.

VIDEO: Dinas Peternakan Lembata Pelihara 300 Ayam Petelur

VIDEO: Ricky Matasina Buat Es Buah Semangka Kelor. Ini Ungkapannya

VIDEO: Kapolsek Loura Datangi SDN Kadul, Sumba Barat Daya

Kedua, membenamkan sebagian sampah ke dalam lubang yang sudah digali menggunakan eksavator.

“Hanya dengan cara ini bisa mengurangi aroma bau busuk yang   bersumber dari tempat itu. Kami berharap melalui cara ini keluhan warga setidaknya bisa diatasi,” ujarnya.  (POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Nonton Videonya Di Sini:

Penulis: Aris Ninu
Editor: Frans Krowin
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved