Petani Nunkurus Bersyukur, Petani Oesao Pasrah

Pasalnya, lahan sawah mereka masih bisa digarap karena dibantu dengan sumur bor sehingga air tidak pernah habis

Petani Nunkurus Bersyukur, Petani Oesao Pasrah
POS KUPANG/EDY HAYONG
Lahan sawah milik warga Nunkurus, Kupang Timur yang sedang dalam proses pembajakan dan ditanami padi, Kamis (18/7/2019) 

Petani Nunkurus Bersyukur, Petani Oesao Pasrah

POS-KUPANG.COM I OELAMASI-Petani sawah tadah hujan khususnya di Desa Nunkurus, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, NTT, tidak terlalu resah dengan ancaman kekeringan

. Pasalnya, lahan sawah mereka masih bisa digarap karena dibantu dengan sumur bor sehingga air tidak pernah habis.

Sementara petani Oesao memilih pasrah dengan kondisi kekeringan saat ini.

Hal ini diakui salah satu petani sawah di Nunkurus, Salmun Tanone, kepada POS KUPANG.COM, Kamis (18/7/2019).

Salmun yang memiliki lahan sawah seluas  1,5 hektar ini merasa aman walaupun hujan saat ini sudah tidak ada lagi.

Para petani di Nunkurus setiap tahun tidak pernah mengalami gagal panen karena ada sumur bor yang debit airnya tidak pernah turun.

"Kalau wilayah lain kekurangan air, kami di Nunkurus tetap garap lahan sawah. Ada sumur bor yang kedalamannya sekitar 30 meter. Kami selain tanam padi juga tanam sayur mayur," kata Salmun.

Secara terpisah petani sawah di Kupang Tengah, Yance Selly dan petani sawah di Oesao,  Ferdi  Wadu. Mereka mengaku pasrah karena lahan sawah yang ada tidak bisa digarap. Ada sumur bor tetapi debitnya sangat kecil sehingga tidak akan mampu mengairi luasnya lahan sawah yang ada di Oesao.

Pemda TTU Dapat Bantuan Penerangan Lampu Jalan 60 Unit

Renungan Harian Kristen Protestan Jumat 19 Juli 2019 Melayani Dengan Hikmat

Ayo Kaum Perempuan TTS Lakukan Tes IVA, Gratis Loh

"Ada air di kali tapi mau sedot ke sawah harus gunakan mesin generator. Itupun harus ada bensin dulu dalam jumlah banyak. Jadi memang serba susah. Mau harap air dari bendungan Raknamo juga jarak cukup jauh," keluh Ferdi.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved