Komisi V DPRD NTT Kawal Kasus Diana Sabneno

Komisi V DPRD NTT terus melakukan pengawalan terhadap kasus yang menimpa Diana Sabneno (2) ,warga Oenesu

Komisi V DPRD NTT Kawal Kasus Diana Sabneno
POS KUPANG/LAUS MARKUS GOTI
Diana Damiyanti Sabneno digendong oleh ibunya Erni Laku Sabu di ruang kenanga, RS. Johanes Kupang, Kamis (18/7/2019). 

Komisi V DPRD NTT Kawal Kasus Diana Sabneno

POS-KUPANG.COM|KUPANG -- Komisi V DPRD NTT terus melakukan pengawalan terhadap kasus yang menimpa Diana Sabneno (2) ,warga Oenesu, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Diana saat ini dirawat di RSU Prof. WZ. Johannes Kupang.

Ketia Komisi V DPRD NTT, Jimmi WB. Sianto,S.E,M.M, Jumat (19/7/2019) mengatakan, Komisi V DPRD NTT akan terus mengawal kasus penganiayaan yang dialami Diana Sabneno oleh ayahnya sendiri.

Menurut Jimmi, pada Kamis (18/7/2019), dirinya bersama dua Anggota Komisi V, Winston Rondo dan Anwar Hajral mendatangi Polda NTT untuk meminta Polda NTT segera menangkap pelaku KDRT terhadap Diana.

"Kami ke Polda dan bertemua langsung pak Wakapolda NTT,
Brigjen. Pol. Johny Asadoma di ruang kerjanya. Kami saat itu ceritakan secara garis besar kronologi kejadian mulai dari saya dihubungi oleh salah seorang dokter di Puskesmas Batakte, drg. Ayu Larasati sampai saya jemput dan bawa bakita itu ke IGD RSU Prof. W. Z. Johannes Kupang, " katw Jimmi.

Dijelaskan, tujuan bertemu pihak Polda NTT itu agar meminta Polda NTT mengambil alih penanganan kasus tersebut dan segera menahan pelaku untuk mencegah ancaman terhadap keselamatan dari korban beserta ibunya serta saudara dari Diana.

"Kakak-kakak korban yang sementara mengungsi ke rumah saudara mereka,karena takut dianiaya lagi oleh pelaku," katanya.

Dikatakan, atas permintaan tersebut Wakapolda langsung memanggil Direskrimum Polda NTT untuk hadir dalam pertemuan dan menyampaikan kasus tersebut sehingga langsung di ambil alih oleh Polda NTT sampai tuntas.

Jimmi juga mengatakan, setelah bertemu Wakapolda, dirinya jugamenemui Direktur Utama Bank NTT untuk mendiskusikan beberapa hal termasuk salah satunya terkait kasus yang menimpa bayi Diana.

"Direktur Bank NTT pun menyampaiakan keprihatinan terhadap kasus tersebut dan Bank NTT siap membantu proses pengobatan terhadap korban," katanya.

Jimmi Sianto juga menyampaikan terima kasih kepada Polda NTT melalui Wakapolda dan Dirkrimum serta Dirut Bank NTT. “Kita doakan dan kawal proses ini sehingga semua dapat berjalan dengan lancar dan tuntas, terutama agar korban bisa pulih," ujarnya.

Ini Alasannnya Hanya Lima Persen PPAT yang Validasi Transaksi Tanah di KPP Pratama Kupang

Tidak Sekedar Pembungkus Nasi! Tak Disangka Daun Pisang Miliki 15 Manfaat Bagi Kesehatan

Warga Praihambuli Sumba Timur Jalan Kaki 8 KM Untuk Peroleh Air Bersih

Lebih lanjut dikatakan, sesuai rencana, dirinya bersama Dirut Bank NTT akan menjengkuk korban di RSU Prof. W. Z. Johannes Kupang.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved