Kapolsek Loura Sosialisasikan Tertib Berlalu Lintas Dan Bahaya Miras Kepada Ratusan Siswa SDN Kadu

Harapan anak-anak siswa siswi SDN Kadul, Sumba Barat Daya kelak menjadi polisi bagi keamanan dan keselamatan diri sendiri.

Kapolsek Loura Sosialisasikan Tertib Berlalu Lintas Dan Bahaya Miras Kepada Ratusan Siswa SDN Kadu
POS KUPANG/PETRUS PITER
Kapolsek Loura, Sumba Barat Daya, Kompol I Ketut Mastina sedang mengajar anak-anak SDN Kadul, Sumba Barat Daya tentang tertib berlalu lintas dan bahaya mengkonsumsi miras. Foto Jumat (19/7/2019) 

Kapolsek Loura Sosialisasikan Tertib Berlalu Lintas Dan Bahaya Miras Kepada Ratusan Siswa SDN Kadu

POS-KUPANG.COM|TAMBOLAKA--Kapolsek Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Kompol I Ketut Mastina, Jumat (29/7/2019) pagi mendatangi SDN Kadul, Kecamatan Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya.

Kedatanganya untuk bertemu ratusan siswa siswi mengajarkan, mengenalkan dan memahamkan anak-anak akan pentingnya tertib berlalu lintas di jalan raya bila menggunakan kendaraan sepeda motor maka harus menggunakan helm.

Selain itu juga mengajarkan kepada anak-anak tentang bahaya mengkonsumsi minuman keras seperti peci, moke dan lain-lain serta jangan mengambil barang milik orang lain. Bila menemukan barang milik sesama hendaknya dikembalikan atau diserahkan kepada bapa dan ibu guru.

Demikian pesan yang disampaikan Kapolsek Loura, Sumba Barat Daya, Kompol I Ketut Mastina dihadapan ratusan anak-anak sekolah dasar negeri Kadul di Kecamatan Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya, Jumat (19/7/2019).

Menurutnya, pengenalan dan pemahaman secara dini kepada anak-anak sekolah dasar tentang tertib berlalu lintas, bahaya miras dan jangan melakukan tindakan tak terpuji lainnya agar secara dini pula tertanam dalam diri anak-anak akan pengetahuan tentang tertib berlalu lintas, bahaya miras dan jangan melakukan tindak tak terpuji lain seperti mengambil barang orang lain tanpa ijin akan terus terbawa hingga dewasa.

Dengan demikian pada saatnya yang bersangkutan dengan sendiri sadar dan tidak akan melakukan hal tersebut.

Dengan demikian, 10 hingga 20 tahun ke depan akan hadir generasi muda Sumba Barat Daya yang tertib berlalu lintas dan tidak lagi atau berkurang kejadian kriminal seperti mabuk-mabukan dan pencurian serta perampokan.

Langkah penyadartahuan kepada berbagai elemen masyarakat daerah ini karena Sumba Barat Daya tergolong daerah dengan tindak kriminal cukup tinggi dan tingkat kecelkaan lalu lintas cukup tinggi pula.

Harapan anak-anak siswa siswi SDN Kadul, Sumba Barat Daya kelak menjadi polisi bagi keamanan dan keselamatan diri sendiri.

Provinsi NTT Ajukan Tiga Calon Lokasi Komunitas Adat Terpencil (KAK)

Hari ini, Ada Kapal Feri Bertolak ke Kabupaten Rote Ndao, Ini Jadwalnya!

Sementara itu Kepala sekolah dasar Negeri Kadul, Sumba Barat Daya, Stefanus Malo Ege bersama para guru menyampaikan terima kasih banyak kepada Kapolsek Loura, Sumba Barat Daya, Kompol I Ketut Mastina atas kerelaanya mendatangi sekolah yang dipimpinnya untuk memberikan pendidikan gratis kepada anak-anak akan pentinya tertib berlalu lintas, bahaya mengkonsumsi minuman keras dan jangan melakukan tindakan pencurian. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved