Berita Pendidikan

Faperta Undana Kupang Tuan Rumah Festival dan Seminar Nasional, Ini Yang Dilakukan

Faperta Undana Kupang menggelar Festival Tanaman Hias dan Buah serta Seminar Nasional di Lapangan Lahan Kering Undana tanggal 4-6/9/2019.

Faperta Undana Kupang Tuan Rumah Festival dan Seminar Nasional, Ini Yang Dilakukan
Apolonia M Dhiu
Dekan Faperta Undana memberikan keterangan 

Menurut Maxmilian, para pembicara kunci, yakni Menteri Pertanian RI terkait kebijakan strategi pembangunan pertanian untuk mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.

Apa Alasan Dezrisal Menyerang Hakim Pakai Ikat Pinggang, Dijawab Tomy Winata

Selain itu, Dirjeb Perhutanan Sosial Kementrian Lingkungan Hidup, tentang agroforestri, perubahan iklim dan industri 4.0,
Ketua FKPTPI tentang sudut pandang lahan kering, Gubernur NTT sebagai keynot spekar tentang pertanian dalam kaitan dengan kesejahteraan masyarakat NTT, dan Rektor Undana tentang lahan kering.

Selain itu, katanya, panitia juga mengundang para pembicara dari Prodi Teknologi Pertanian di Indonesia Timur, pemerhati dan pengusaha di bidang pertanian.

"Sejauh ini sudah 24 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia Timur dan Barat yang ingin berbagai pengalaman dalam seminar nanti. Target kami sebanyak 300 peserta baik nasional maupun dari NTT," katanya.

Ketua panitia Festival Tanaman Hias dan Buah, Yakobus CW Siubelan, SP, M.Si, mengatakan, ada tujuh jenis perlombaan dalam festival tersebut, yakni lomba tanaman hias, lomba merangkai bunga, lomba Tasalampot, Lomba Tabulampot, lomba buah segar, lomba kuliner, dan pameran.

Kamar 7 Member BTS di Asrama, Ada yang Sekamar Berdua, Begini Tingkah Mereka

"Ini wadah untuk mereka untuk memberikan motivasi agar pertanin di NTT semakin maju. Tahun lalu pesertanya mencapai 102 peserta, dan harapan tahun ini lebih meningkat lagi. Kami sudah mempromosikan kegiatan ini ke beberapa daerah dan sudah ada yang respon dan mau berpartisipasi," katanya.

Wakil Dekan I Faperta Undana, Prof. Dr. Ir. I Nyoman W Mahayasa, MP, mengatakan, tujuan kegiatan adalah mengangkat pertanian sebagai fokus pengembangan kesejahteraan rakyat.

Ke depan, katanya, diharapkan kegiatan akan lebih luas dan menghadikan peseta dari seluruh NTT, karena sebelumnya hanya di daratan timor saja. (*)

Penulis: Apolonia M Dhiu
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved