Berita Pendidikan

Faperta Undana Kupang Tuan Rumah Festival dan Seminar Nasional, Ini Yang Dilakukan

Faperta Undana Kupang menggelar Festival Tanaman Hias dan Buah serta Seminar Nasional di Lapangan Lahan Kering Undana tanggal 4-6/9/2019.

Penulis: Apolonia M Dhiu | Editor: Apolonia Matilde
Apolonia M Dhiu
Dekan Faperta Undana memberikan keterangan 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Apolonia Matilde Dhiu

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Fakultas Pertanian (Faperta), Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang kembali menggelar Festival Tanaman Hias dan Buah serta Seminar Nasional di Lapangan Lahan Kering Undana tanggal 4-6 September 2019.

Dekan Faperta Undana, Dr. Ir. Damianus Adar, M.Ec, kepada Pos Kupang di Ruang Rapat Dekan Faperta, Kamis (18/7/2019), kedua kegiatan tersebut dilakukan setiap tahun di Faperta.

Hadir pada kesempatan tersebut, Pembantu Dekan I Faperta, Prof. Dr. Ir. I Nyoman W Mahayasa, MP, Dr. Ir. Maximilian MJ Kapa, M.Agr.Sc, Dr. Ir. Johanna Suek, M.Si, Ir. Jenny E Markus, M.Sc, Yakobus CW Siubelan, SP, M.Si, Shanty Chamdra, SP, M.Si, Maria F Darlen, SP, M.Si, dan Saptarina Sulla, SP.

Direktur Sosialisasi BNP2TKI Ungkap Baru 60 % PMI Lewat Jalur Formal

Damianus mengatakan, Tahun 2019, Faperta Undana menyelenggarakan dua kegiatan nasional, pertama, Seminar Nasional Bidang Pertanian ke-6 yang dilaksanakan Forum Dekan Pertanian se-Indonesia dan beberapa asosiasi bidang pertanian dan perguruan tinggi se-Indonesia.

Di Indonesia, katanya, Forum Dekan Pertanian dibagi dua, yakni bagian timur ada 168 Fakultas Pertanian dan bagian barat mendekati 200 fakultas pertanian.

"Setelah melakukan loka karya nasional di masing-masing wilayah, di barat 27 Agustus di Jambi, nasional gabung di Unpad Bandung 24-25 September 2019. Forum ini selalu dikaitkan dengan seminar nasional, banyak sekali hal yang dibicarakan dalam forum dekan, ada forum tersendiri wakil dekan I yang membahas kurikulum, sks, dan perkembangan terkait akademik. Ada juga jurusan dan prodi, sehingga saat seminar di Kupang nanti, kami harus menyiapkan beberapa ruangan," katanya.

Menurut Damianus, kehadiran para dekan Faperta se-Indonesia di NTT akan mendorong pariwisata di daerah ini. Sehingga, katanya, dirinya meminta panitia untuk bangun sinergi dengan pemerintah terutama di bidang pariwisata.

"Kami akan melakukan pertemuan dengan Gubernur NTT, dan memintanya menjadi keynot speaker terkait. Apa saja program pemerintah terkait pengembangan pertanian di daerah ini," katanya.

Rumah Sakit Prof. WZ.Johannes Turun Kelas, Ketua DPRD NTT Prihatin

Selain itu, kata Damian, Festival ke-4 Tanaman Hias dan Buah. Kegiatan ini, katanya, mau menunjukkan kepada orang muda terkait karya-karya besar di bidang pertanian, walaupun NTT memiliki luas lahan kering yang sangat besar.

Dikatakannya, Festival Tanaman Hias dan Buah dibuka untuk umum, dan berharap masyarakat NTT bisa berpartisipasi. Festival, lanjutnya, akan dilakukan pada bulan Agustus hingga September.

Dikatakannya, ke depan festival tanaman hias dan buah akan diutamakan karya orang muda, sehingga bisa menumbuhkan wirausaha yang baru.

Ke depan, katanya, Faperta harus mencetak wirausaha pertanian bukan pengambil kebijakan atau pemerhati pertanian.

"Dalam forum dekan akan ada finalisasi kurikulum terkait profesi dimana setelah sarjana akan mengambil profesi. Nanti akan ada gelar Insinyiur dan gelar sarjana di belakangnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved