Bocah Penderita Tumor Asal TTU Sebatang Kara Ditinggal Ayah Kabur dan Ibu Meninggal Dunia

Kenyataan pahit harus diterima Yuventus Painneno, bocah 10 (sepuluh) tahun asal Desa Subun, Kecamatan Insana Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU)

Bocah Penderita Tumor Asal TTU Sebatang Kara Ditinggal Ayah Kabur dan Ibu Meninggal Dunia
POS KUPANG COM/LAUS MARKUS GOTI.
Yuventus Painneno bocah penderita tumor di ruang Kenanga RS. Johannes Kupang, Rabu (18/7/2019). 

Bocah Penderita Tumor Asal TTU Sebatang Kara Ayah Kabur Ibu Meninggal Dunia

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kenyataan pahit harus diterima Yuventus Painneno, bocah 10 (sepuluh) tahun asal Desa Subun, Kecamatan Insana Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Yuventus menderita tumor di lehernya, sudah setahun enam bulan.

Saat ini Yuventus tengah dirawat di Rumah Sakit Johannes Kupang tepatnya di ruang Kenanga. Ia dirujuk dari RSUD Kefamenanu, Rabu (17/7/2019).

Yuventus hidup sebatang kara. Ibunya, Selfi Saijao belum lama meninggal dunia, 12 Mei 2019. Sementara ayahnya, Wili Painneno sudah lama menghilang sejak tiga tahun yang lalu.

Disaksikan POS-KUPANG.COM, Kamis (18/7/2019) Yuventus ditemani oleh opanya, Laurensius Saijo. Tubuh Yuventus tampak kurus, sementara tumor di lehernya membuat Yuventus tak bisa banyak bergerak. Ia hanya terbaring lesu menengadah ke langit-langit.

Laurensius Saijo menuturkan, ia hanya seorang diri menemani Yuventus dari Kefamenanu ke Kupang. "Omanya Yuventus tidak bisa ikut, karena istri saya itu buta," ungkap Laurensius.

Laurensius tampak geram saat ditanya dimana keberadaan ayah Yuvenntus. Menurut Laurensius Wili tidak bertanggung jawab. Wili kabur saat tengah menjalani kursus pernikahan dengan Selfi.

Kenalan FB AJak Bocah di Bawah Umur Diajak Nongkrong di Kamar Kos, Dicabuli 3 Pria Mabuk

Ini Daftar Makanan Sehat untuk Cegah Kanker Payudara

"Saya dan Omanya yang merawat Yuvenntus. Namun kami tidak bisa sepenuhnya membahagiakan Yuvenntus terutama secara materi, karena kami sendiri tergolong keluarga tidak mampu," ungkapnya.(*)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved