Ayo Kaum Perempuan TTS Lakukan Tes IVA, Gratis Loh

untuk mengecek kesehatan alat reproduksi kita sekaligus untuk mendeteksi dini jika ada penyakit kanker serviks. Tes IVA ini gratis

Ayo Kaum Perempuan TTS Lakukan  Tes IVA, Gratis Loh
POS KUPANG/DION KOTA
Kepala Kejaksaan Negeri TTS, Fachrizal dan istrinya, Maisia Fachrizal

Ayo Kaum Perempuan TTS Lakukan  Tes IVA, Gratis Loh

POS-KUPANG. COM| SOE -- Dalam rangka merayakan HUT Bakti Adhiyaksa ke-59 dan HUT Ikatan Adhyaksa Darmakarini (IAD) ke-19, Kejari TTS dan IAD menggelar kegiatan pemeriksaan atau tes inspeksi visual asam asetat (IVA) gratis untuk kaum perempuan di Kabupaten TTS.

Kegiatan pemeriksaan IVA akan berlangsung pada hari Sabtu (20/7/2019) di Puskesmas Nule mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai.

Kegiatan tes IVA sendiri dikatakan ketua IAD Kabupaten TTS, Maisia Fachrizal merupakan bentuk kepedulian Kejari TTS dan IAD terhadap kesehatan alat reproduksi kaum perempuan khususnya organ genital. Lewat tes IVA sendiri nantinya bisa mendeteksi dini keberadaan penyakit kanker serviks.

" Jangan lupa ya bagi kaum perempuan kabupaten TTS, besok datang ke Puskesmas Nule untuk lakukan tes IVA untuk mengecek kesehatan alat reproduksi kita sekaligus untuk mendeteksi dini jika ada penyakit kanker serviks. Tes IVA ini gratis," ajak Maisia.

Kegiatan Tes IVA gratis ini diselenggarakan oleh Kejari TTS dan IAD Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten TTS. Selain melakukan tes IVA, dalam kesempatan ini juga masyarakat khususnya kaum perempuan bisa melakukan konsultasi dengan dokter seputar kesehatan alat reproduksi. Jika ditemukan adanya penyakit, nantinya masyarakat juga akan mendapatkan obat secara gratis.

" Pemeriksaan kesehatan alat reproduksi ini sangat penting untuk kaum wanita. Selama ini, masih banyak wanita yang malu atau takut untuk melakukan pemeriksaan IVA. Padahal pemeriksaan tes IVA tidak sakit dan kali ini gratis," ujarnya. 

Untuk diketahui, Kanker serviks adalah kanker yang terjadi saat ada sel-sel di leher rahim alias serviks yang tidak normal, dan berkembang terus dengan tidak terkendali. 

Renungan Harian Katolik Jumat 19 Juli 2019 Allah Menghendaki Belas Kasihan

Dinsos NTT Gelar Semiloka Daerah Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil

Komisi V DPRD NTT Kawal Kasus Diana Sabneno

Sel-sel abnormal tersebut bisa berkembang dengan cepat sehingga mengakibatkan tumor pada serviks. Tumor yang ganas nantinya berkembang jadi penyebab kanker serviks. Penyakit ini merupakan penyakit dengan resiko kematian yang tinggi di dunia. (Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved