Tingkatkan Kompetensi Guru dan Persiapan Agreditasi, SMPK Sint Vianney Soe Gelar IHT

Boimau akan membawakan materi tentang perangkat mengajar guna meningkatkan kompetensi guru pada saat KBM.

Tingkatkan Kompetensi Guru dan Persiapan Agreditasi, SMPK Sint Vianney Soe Gelar IHT
POS KUPANG/THOMAS MBENUN NULANGI
Nampak Kabid Sekolah Menengah Pertama, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS, David Mbolik (berdiri) sedang memberikan sambutan dalam kegiatan IHT di SMPK Sint Vianney Soe pada Kamis (18/7/2019) pagi. 

Tingkatkan Kompetensi Guru dan Persiapan Agreditasi, SMPK Sint Vianney Soe Gelar IHT

POS-KUPANG.COM| SOE -- Dalam rangka meningkatkan kompetensi guru dan persiapan menyambut agreditasi sekolah, SMPK Sint Vianney Soe menggelar kegiatan In House Training (IHT). Kegiatan IHT sendiri akan berlangsung selama dua hari, Kamis dan Jumat (18 dan 19/7/2019) bertempat di SMPK Sint Vianney Soe.

Mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS, Edison Sipa, Kabid Sekolah Menengah Pertama, David Mbolik didaulat untuk membuka kegiatan yang menghadirkan pemateri Pengawas SMP, Yoram Nakamnanu dan Ketua MKKS, Edi Boimau.

Selaku pengawas SMP, Yoram akan membawakan materi persiapan teknis untuk agreditasi. Sedangkan Edi Boimau akan membawakan materi tentang perangkat mengajar guna meningkatkan kompetensi guru pada saat KBM.

Kepala Sekolah SMPK Sint Vianney Soe, Romo Johannes A. Tnomel mengatakan, kegiatan IHT sendiri merupakan salah satu kiat manajemen sekolah dalam menyiapkan diri untuk menghadapi agreditasi sekolah tahun 2019.

Dalam kegiatan IHT, pemateri yang diundang akan memberikan gambaran teknis tentang mekanisme penilaian dalam agreditasi.

Selain menggelar IHT dalam rangka persiapan menyambut agreditasi, pihak sekolah juga telah membangun lab komputer, lab bahasa dan lab IPA yang menjadi salah satu indikator penilaian dalam agreditasi mendatang.

Guna meraih agreditasi A, pihak sekolah juga sudah melakukan penataan halaman dan penataan administrasi pengelolaan sekolah untuk memenuhi delapan standart.

" Tahun 2016 lalu kita dapat agreditasi B, tahun ini target kita harus agreditasi A. Oleh sebab itu serangkaian persiapan menyambut agreditasi sudah kita lakukan. Dan hari ini kita gelar IHT untuk mendapatkan pengarahan teknis penilaian agreditasi," ungkap Romo Ento.

Melalui IHT lanjut Romo Ento, kompetensi para guru SMPK Sint Vianney Soe diharapkan dapat ditingkatkan. Pasalnya di era modern ini, para guru dituntut untuk selalu meningkatkan kompetensinya.

Sengketa Tanah Undana, Pengadilan Tinggi Tolak Eksepsi, Undana Wajib Bayar 127,5 M ke Ahli Waris

Bank NTT Ruteng Diundang Tiga Kelompok Kopi. Ini Yang Dibahas !

Nelayan Flores Timur Ditemukan selamat Oleh Kapal Beras

BREAKING NEWS : Usai Dicakar Kucing Oma Marta Langsung Diberi VAR di Dinkes Ngada

" Seluruh guru SMPK Sint Vianney Soe kita wajibkan untuk mengikuti kegiatan ini. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi para guru kita sehingga bisa menjawab tuntutan dunia pendidikan saat ini," pungkasnya. (Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved