RS. Johannes Kupang Akan Beri Perhatian Khusus pada Balita Korban Kekerasan Oleh Ayah Kandung

akibatnya Diana mengalami kekurangan gizi. "Anak sudah kurang gizi tambah dia aniaya lagi," ujarnya.

RS. Johannes Kupang Akan Beri Perhatian Khusus pada Balita Korban Kekerasan Oleh Ayah Kandung
POS KUPANG/LAUS MARKUS GOTI
Diana Damiyanti Sabneno digendong oleh ibunya Erni Laku Sabu di ruang kenanga, RS. Johanes Kupang, Kamis (18/7/2019). 

Sementara Erni duduk berdiri di samping sembari mengusap kepala Diana. Di ruang itu ada sejumlah pasien lain yang dirawat.

Kepada POS-KUPANG.COM, Erni menuturkan dirinya sangat kecewa dengan suaminya dan menyesal mengapa tidak dari dulu ia melaporkan kekejaman suaminya itu.

"Saya sebenarnya sudah ingin memberitahukan kepada keluarga. Namun dia (Abraham) selalu ancam mau bunuh anak-anak dan saya," ungkap Erni.

Bahkan, kata Erni, Abraham tidak sekedar mengancam dengan kata-kata, tetapi langsung menodongkan parang ke lehernya atau anak-anak mereka terutama Diana. "Kalau sudah begitu saya tidak bisa buat apa-apa, pasrah saja, apalagi saya takut dia bunuh anak kami," ungkapnya.

Erni membeberkan, hampir setiap hari Abraham memukul Diana. Tidak hanya itu Abraham bahkan melarang Erni memberi makan Diana, akibatnya Diana mengalami kekurangan gizi. "Anak sudah kurang gizi tambah dia aniaya lagi," ujarnya.

Erni sendiri bingung dengan perubahan sikap dan tingkah laku Abraham semenjak Diana berusia satu tahun.

Menurut Erni, sebelumnya Abraham tidak seperti itu. "Saya tidak tau kenapa dia sampai begitu dan saya sendiri waktu itu tidak bisa buat apa-apa," kata Erni.

Lanjutnya, Abraham tidak punya pekerjaan tetap, hanya berkebun, dan itu dilakukan sesuka hati sehingga Erni harus berjuang bekerja menjual sayur untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Anak sulung Erni, yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Kota Kupang, tampak geram saat datang menyaksikan kondisi adik bungsunya itu.

BREAKING NEWS: Warga TTU Digegerkan Dengan Penemuan Benda yang Diduga Bom

Tingkatkan Kompetensi Guru dan Persiapan Agreditasi, SMPK Sint Vianney Soe Gelar IHT

Bank NTT Ruteng Diundang Tiga Kelompok Kopi. Ini Yang Dibahas !

BREAKING NEWS: Truk Kontainer Tergelincir di Ruas Jalan Ruteng-Reo

"Saya sangat kesal terhadap bapa. Selama ini memang saya jarang pulang ke rumah, karena saya juga cari uang untuk bantu mama," ungkapnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved