Kebakaran Siang Bolong di Kota Kupang, Satu Kios Ludes Dilalap Api

Kebakaran kembali terjadi di Kota Kupang.Kali ini terjadi di wilayah RT.11/RW.06 Kelurahan Bonipoi Kecamatan Kota Lama Kota Kupang pada Kamis siang

Kebakaran Siang Bolong di Kota Kupang, Satu Kios Ludes Dilalap Api
POS KUPANG/RYAN NONG
Warga memadati lokasi kebakaran kios tambal ban di Jalan Soeharto Kelurahan Bonipoi Kecamatan Kota Lama Kupang 

Kebakaran Siang Bolong di Kota Kupang, Satu Kios Ludes Dilalap Api

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kebakaran kembali terjadi di Kota Kupang, NTT. Kali ini terjadi di wilayah RT.11/RW.06 Kelurahan Bonipoi Kecamatan Kota Lama Kota Kupang pada Kamis (18/7/2019) siang.

Kebakaran yang terjadi di siang bolong tersebut menyebabkan satu unit kios tambal ban dan bensin yang berada di sisi barat Jalan Ir  Soekarno ludes dilalap si jago merah.

Meskipun dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil tangki milik Dinas Damkar Kota Kupang turun ke lokasi sesaat setelah kebakaran, hal itu tetap tidak mampu menyelamatkan kios milik Benyamin Akan tersebut.

Pantauan POS-KUPANG.COM di lokasi kebakaran sekira pukul 12.30 Wita, kios berbahan kayu itu telah rata dengan tanah. Yang tersisa hanya puing puing balok yang hangus dan beberapa alat seperti mesin kompresor dan kawat ban yang menghitam karena dilalap oleh api. Tampak pohon lontar dan pohon asam yang berada di sekitar bekas bangunan kios tersebut juga menghitam dan hangus.

Kepada POS-KUPANG.COM, Ketua RW 06 Kelurahan Bonipoi Max Puling (59) mengatakan, kebakaran terjadi dengan cepat. Ia tidak mengetahui persis bagaimana awal mula kebakaran itu terjadi.

"Waktu kebakaran kita sedang atur barang di dalam kios, waktu dengar teriakan dan bunyi api yang membakar kayu, kita langsung keluar dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya," ungkap Max yang juga bertetangga kios dengan tempat kebakaran.

Kisah Korban Gigitan Rabies di Sikka-NTT, Dikira  Kena Racun Berobat  ke Dukun

Warga lainnya, Nursiah (51) juga mengungkapkan bahwa mereka langsung berlari menuju lokasi kebakaran ketika melihat api mulai merambat pohon yang berada di samping kios. Ia mengaku, bersama warga bahu membahu memadamkan api sebelum tim pemadam kebakaran tiba.

"Kita siram pakai alat seadanya saja, tetapi api cepat membesar karena kios ini dari tripleks, apalagi ada jual bensin juga," ungkap perempuan baya ini.

Meski dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit tangki tiba di lokasi, namun tidak dapat menyelamatkan bangunan kios tambal ban dan bensin tersebut. Kios tersebut terbakar dan bangkainya rata dengan tanah.

Berdasarkan keterangan beberapa warga, pemilik kios tersebut juga menjadi korban kebakaran dan dilarikan ke IGD RSUD Prof Dr Johannes Kupang.

Duh, Janda 40 Tahun Terciduk Berduaan dengan Remaja 17 Tahun di Kamar Hotel

"Pemiliknya tadi terkena luka bakar di tangan, jadi langsung dilarikan ke RSUD," ungkap beberapa warga.

Beruntung kebakaran tersebut tidak merambat ke tiga kios lainnya yang berjejer di sisi Utara lokasi kebakaran. Hingga berita ini diturunkan,, belum diketahui total kerugian material dari kejadian ini. Namun diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. (*)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Adiana Ahmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved