Dua Warga Ngada Meninggal Diduga Kena Penyakit Rabies

Warga yang meninggal dunia itu merupakan Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR).

Dua Warga Ngada Meninggal Diduga Kena Penyakit Rabies
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Kadis Kesehatan Ngada, Agustinus Naru 

Dua Warga Ngada Meninggal Diduga Kena Penyakit Rabies

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Dua orang warga Ngada meninggal dunia diduga karena penyakit Rabies.

Warga yang meninggal dunia itu merupakan Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR).

"Yang baru-baru yang meninggal itu digigit oleh Anjing. Meninggal di RSUD Bajawa," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Ngada, Agustinus Naru, Kamis (18/7/2019).

Ia mengatakan yang sudah meninggal dunia itu adalah warga Turekisa umur 10 tahun dan Beapawe berusia 11 tahun dan semuanya berasal dari Kecamatan Golewa Barat.

"Itu Bulan Juli 2019. Meninggal di RSUD Bajawa dan positif Rabies," ungkap Agustinus.

Gencar Sosialisasi

Ia mengaku sejak awal sebelum terjadi kasus kematian, pihaknya melakukan sosialisasi tentang bahaya penyakit Rabies.

Ia mengatakan selama ini ketika ada kegiatan bersama lintas sektor disetiap Puskesmas wajib sampaikan pesan untuk waspada Rabies. Warga diminta untuk mewajibkan untuk vaksin hewan peliharaannya.

"Kami gencar turun. Semua Kades dan Camat bahas soal Rabies. Saya himbau kepada mereka untuk sampaikan kepada warga agar anjing, kucing, kera atau monyet dikandangkan diikat dan diberi vaksin," ungkapnya.

Ia mengatakan pedoman penanganan jika terkena Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR) langsung dicuci dengan air bersih dan yang sedang mengalir pakai sabun.

Selain itu, wajib menggunakan sabun atau deterjen hingga 15 menit. Setelah itu wajib diberi betadin dan penanganan lanjutan di Fasilitas Kesehatan.

Serius Urus Kampung, Di Kabupaten Kupang Pemuda Amfoang Aktifkan Organisasi Kepemudaan

Rabies Ditakut di Kabupaten Sikka, Warga Waigete Pelihara Anjing dan Kucing?

"Gunakan sabun pasca digigit Hewan Penular Rabies. Cuci luka dengan air yang mengalir selama 15 menit. Kalau terpapar dengan virus maka akan hilang lewat air yang mengalir itu. Fungsi sabun untuk membersihkan kuman. Dan selanjutnya gunakan betadin. Lalu ke faskes untuk dapatkan pelayanan selanjutnya dan mendapatkan Vaksin Anti Rabies di Dinkes Ngada," ujarnya.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved