80 Karyawan Baru Kopdit Swasti Sari Dikembalikan Brigif 21 Komodo

Selama empat hari 80 karyawan baru Kopdit Swasti Sari digembleng. Baik secara mental dan fisik. Mereka ditempa untuk menjadi pribadi yang lebih baik d

80 Karyawan Baru Kopdit Swasti Sari Dikembalikan Brigif 21 Komodo
Pos Kupang.Com/Yen
PLAKAT -- GM Kopdit Swasti Sari, Yohanes Sason Helan menyerahkan plakat kepada Kapten Infanteri, Solihin pada serah terima 80 karyawan baru dari Brigif 21 Komodo, Kamis (18/7/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Selama empat hari 80 karyawan baru Kopdit Swasti Sari digembleng. Baik secara mental dan fisik. Mereka ditempa untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan kuat.

Kedatangan mereka yang dipimpin oleh Kapten Solihin ini diterima langsung
General Manager Kopdit Swasti Sari, beserta Pengurus dan Pengawas di halaman Kantor Kopdit Swasti Sari, Wali Kota Kupang, Kamis (18/7/2019).

Puluhan karyawan ini dengan penuh semangat mempraktikan yel-yel penuh semangat yang telah mereka dapatkan di hadapan GM, Pengurus dan Pengawas.Mereka terlihat begitu energik dengan suara yang lantang.

"Kalian adalah yang terbaik dari 600-an peserta yang berminat. Kurang lebih tiga bulan bertempur dan ternyata sampai hari ini tinggal 80 orang, perlu bersyukur dan mulai menghargai perjuangan berat ini. Kita ingin mendapatkan seorang tenaga kerja yang betul-betul dipekerjakan, kompeten, profesional, tidak boleh membuat blok dan perbedaan," kata Yohanes.

Ia mengatakan lembaga meminta karyawan baru ini cukup membawa brand kopdit Swasti Sari. Mengapa? Karena panitia, pengurus dan pengawas ketat dalam membuat seleksi di lembaga.

Pelatih Macan Kemayoran Banggakan Timnya Juara Liga 1 2018, Jelang Persija Jakarta vs PSM Makassar

Di Kabupaten Manggarai Barat-NTT, Penyakit Kuning Serang Tanaman Padi Sawah Lembor, Ini Kondisinya

"Kami capek tapi ini dilakukan untuk menanam 40 tahun ke depan. Kalian adalah bibit kalau tidak dipersiapkan dengan baik maka akan menjadi buruk. Kita mau Swasti Sari diwariskan ke anak cucu kita. Mari tugas kita, rawat, jaga, pagar dan pelihara rumah ini dengan baik. Campurannya harus seperti campuran beton, 1,2,3. Kita harapkan produk swasti sari seperti campuran beton," ungkapnya.

Per 1 Februari 1988, lanjutnya, mata rantai telah diikat. Jangan lagi diputuskan, silahkan berkesinambungan dari masa ke masa sehingga Kopdit bisa membuat semua orang tersenyum.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Markas Brigif 21 Komodo, yang telah menjalin kerja sama sekira 7-8 tahun ini.(*)



Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved