Sikka Datangkan 18.500 Ampul Vaksin Rabies

Dinas Pertanian Kabupaten Sikka di Pulau Flores mendatangkan tambahan 18.500 ampul vaksin rabies

Sikka  Datangkan  18.500  Ampul Vaksin  Rabies
OS-KUPANG.COM/EGINIUS MO’A
Camat Kangae, Marthen Luther Aji (kiri) menyaksikan pemberian vaksin terhadap anjing di Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Propinsi NTT, Rabu (17/10/2018). 

Sikka  Datangkan  18.500  Ampul Vaksin  Rabies

POS-KUPANG.COM | MAUMERE- Dinas Pertanian  Kabupaten  Sikka  di Pulau  Flores mendatangkan  tambahan 18.500  ampul  vaksin rabies   melakukan  vaksinasi  darurat pasca ditetapkanya   Kejadian Luar Biasa  (KLB)  rabies, Selasa  (16/7/2019).

“Pengadaan  ini menggunakan dana   tanggap  darurat  (BPBD), karena alokasi  vaksin yang dilakukan rutin tidak sebanding dengan  populasi  anjing di  Sikka,”  kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan, drh.  Maria Margaretha  Siko, M.Sc, kepada  POS-KUPAGNG.COM, Rabu  (17/7/2019).

Ia mengatakan, populasi  anjing di  Sikka berkisar  55  ribu sampai   60 ekor. Jumlah itu  tidak sebanding dengan persediaan  vaksin setiap  tahun.

Pada  2019, kata Metha, sapaan Maria Margaretha, APBD  Sikka  mengalokasi  anggaran pengadaan  vaksin sebanyak 10.000 ampul.  Bersumber  dari  dana  APBN  propinsi   12.000  ampul  dan APBD Propinsi NTT sebanyak 960  ampul.

Bila ditotalkan,  kata Metha,   persediaan  vaksin ini mampu mengatasi sekitar    40  persen populasi anjing.

Metha   menjelaskan, total kasus  gigitan sampai  17  Juli  2019 sebanyak 775 kasus.  Dari  45  spesimen yang dikirim ke laboratorium  veteriner  Bali ditemukan  23  gigitan  positif   rabies.

KLB Rabies, 25 Ribu Ekor Anjing Divaksin

Dua Korban Mati Rabies di Sikka Tidak Disuntik VAR

Sebaran  kasus  gigitan  positif  rabies meliputi    Kecamatan Doreng  (1), Bola  (1), Lela  (1),   Nita  (2), Koting  (3), Kangae  (3) dan  satu  kasus   di Kewapante. Desa-desa  ditemukan  gigitan  positif yakni   Desa  Runut, Egon, Pogon,  Hoder, Wairbleler, Nenbura, Kelurahan  Kota Baru,  Desa  Waiara, Watumilok,  Nita, Riit,  Koting A,  Koting  B, Koting C,dan   Desa  Lela. (laporan  wartawan  pos-kupang.com, eginius mo’a)

 


Penulis: Eugenius Moa
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved