Seorang Bocah Kabupaten Kupang Dianiaya Ayah Kandung Hingga Kaki dan Tangan Patah

Kasus kekerasan anak kembali terjadi di Kabupaten Kupang. Kali ini menimpa bocah bernama Diana Damayanti Sabneno usia 2 tahun di Kabupaten Kupang

Seorang Bocah Kabupaten Kupang Dianiaya Ayah Kandung Hingga Kaki dan Tangan Patah
thelocal.de
Ilustrasi kekerasan anak 

Seorang Bocah Kabupaten Kupang Dianiaya Ayah Kandung Hingga Kedua Kakinya Patah

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS KUPANG.COM | BABAU- Kasus kekerasan terhadap anak kembali terjadi di Kabupaten Kupang. Kali ini menimpa bocah bernama Diana Damayanti Sabneno usia 2 tahun di wilayah Kupang Barat, Kabupaten Kupang.

Damayanti dianiaya ayah kandungnya, Abraham Abneno hingga salah satu kaki dan tangannya patah. Tidak hanya itu, korban juga menderita di mulut dan wajah karena disulut puntung rokok oleh sang ayah. 

Tidak tahan melihat pendritaan sang anak, ibu korban Erni Laku Saba melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. 

Kapolres Kupang, AKBP Indera Gunawan, S.Ik ketika dikonfirmasi POS KUPANG.COM melalui Kasat Reskrim, Iptu Simson Amalo, S.H,Rabu (17/7/2019) membenarkan soal adanya laporan polisi terkait kasus tindakan kekerasan terhadap bocah tersebut.

Kapolres Kupang, AKBP Indera Gunawan, S.Ik.
Kapolres Kupang, AKBP Indera Gunawan, S.Ik. (pos kupang.com, edy hayong)

Simson menjelaskan, dari laporan yang diterima dari Polsek Kupang Barat, pada hari Minggu tanggal  15 Juli 2019 Pukul 08 00 Wita, telah datang melapor ke polsek seorang ibu atas nama Erni Laku Saba yang juga ibu kandung korban.

Erni melaporkan tentang  kasus kekerasan anak dibawah umur dan ancaman lain.

Dikatakannya, dari laporan ibu kandung korban ini diketahui bahwa pada Jumat tanggal 12 Jui 2019 sekira Pukul 09.00 Wita, suaminya melakukan penganiayaan terhadap anak DDS  dengan cara membakar di mulut dan muka menggunakan puntung rokok.  Serta sebelumnya korban dipukul sehingga kaki kiri dan tangan kanan patah.

Kasus Kekerasan Anak di Kupang Masih Tinggi, Save the Children Bentuk Gugus Tugas

Perbuatan ayah kandung korban ini, demikian Simson,  tidak diterima Erni selaku isteri dan ibu kandung korban. Ketika itu ibu kandung korban bahkan dikejar dengan parang dan kayu sehingga ibu kandung korban lari menyelamatkan diri ke polsek.

Halaman
1234
Penulis: Edy Hayong
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved