Mahasiswi di Kota Kupang Jadi Korban Begal Payudara di malam Hari, Ini Pelakunya

Seorang mahasiswi di Kota Kupang berinisial ASO menjadi korban pelecehan pelecehan saat berkendara pada 11 Juli 2019 lalu.

Mahasiswi di Kota Kupang Jadi Korban Begal Payudara  di malam Hari, Ini Pelakunya
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Bobby Jacob Mooynafi, SH., MH saat ditemui di ruang kerjanya. 

POS KUPANG.COM -- Seorang mahasiswi di Kota Kupang berinisial ASO menjadi korban pelecehan pelecehan saat berkendara pada 11 Juli 2019 lalu.

Korban dilecehkan seorang warga Kota Kupang, Indra Surya Daniel Pah saat berkendara di Jln HTI Kelurahan Maulafa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang sekitar pukul 18.40 Wita.

Saat itu, korban yang baru pulang dari kampusnya dan melewati jalan tersebut dilecehkan oleh tersangka dengan modus remas payudara.

Demikian disampaikan Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Bobby Jacob Mooynafi, SH., MH melalui Kaur Bin Orps (KBO) Ipda I Wayan P. Sujana, SH kepada POS-KUPANG.COM, Senin (15/7/2019) sore.

Cemburu Buta, Suami ini Datang ke Jakarta lalu Tusuk Kekasih Istrinya, Ini Kronologinya

Ini 7 Orang, 3 Pelaku Pembunuh lalu Memasukan Mayat ke Dalam Karung, Begini Motifnya

"Saat korban melewati jalur Maulafa dan sebelum sampai di Gereja GMIT Betesda, tersangka dari arah belakang dengan motornya langsung berada di sebelah kanan korban, kemudian tangan kiri tersangka memukul payudara korban sebelah kanan sebanyak 1 kali," katanya.

Korban yang mendapatkan perlakuan tidak senonoh langsung kaget.

Saat korban dalam keadaan kaget, sekali lagi tersangka meremas payudara korban dan melarikan diri menggunakan motornya.

Korban saat itu langsung berteriak dan mengejar tersangka hingga sebelum SD Kolhua, korban menemukan tersangka masuk ke dalam rumah seorang warga.

Sore Ini Persib Bandung bentrok Kalteng Putra, Bomber Maung Bandung Esteban Kantongi Kekuatan Lawan

Maung Bandung Tanpa Striker Ezechiel NDouasse vs Kalteng Putra, Persib Intesifkan Pola  Menyerang

MENGEJUTKAN, Pelatih Persela Lamongan Beralih jadi Pelatih PSIM Yogyakarta, Ini Alasannya

Ternyata, rumah yang dimasuki tersangka merupakan rumah warga yang tidak dikenal tersangka.

"Korban mengikuti tersangka dan saat mendapatinya, korban memaki-maki tersangka, namun tersangka yang melihat korban langsung melarikan diri," ujar Ipda I Wayan. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved