KIAMAT! Sejak Masehi Hingga Kini Sudah 15 Kali Prediksi Kiamat di Dunia

KIAMAT! Sejak Masehi Hingga Kini Sudah 15 Kali Prediksi Kiamat di Dunia

KIAMAT! Sejak Masehi Hingga Kini Sudah 15 Kali Prediksi Kiamat di Dunia
blackdovfx/Getty Images/iStockphoto
Ilustrasi asteroid yang menabrak Bumi 

Ketika langit tiba-tiba menjadi gelap di tengah hari, semua orang panik, dan banyak orang percaya itu adalah tanda akhir zaman. 

Kegelapan hampir berlangsung selama satu hari penuh. Tapi ternyata 'kegelapan' itu diakibatkan asap dari kebakaran hutan dan beberapa awan tebal, bukan kiamat.

7. Kiamat 1806

Pada abad ke-19 di Leeds ada sosok yang dipercaya masyarakat setempat sebagai penyihir. Dia adalah Mary Bateman.

Kehebohan mulai terjadi pada 1806. Suatu hari ayam Bateman bertelur dan di cangkangnya tertulis "Kristus akan datang". Keajaiban itu tentu saja dianggap banyak orang sebagai tanda akhir zaman.

Namun tak lama setelah itu kebohongan mulai terungkap. Tulisan yang ada di kulit luar telur itu ternyata hanya rekayasa Bateman. Dia menuliskannya terlebih dahulu sebelum dimasukkan lagi ke ayam itu.

Jennifer Lopez Patah Hati! Konsernya di Madison Square Garden New York, Mendadak Dibatalkan

RAMALAN ZODIAK BESOK Rabu 17 Juli 2019, Scorpio Darah Lebih Kental Daripada Air

8. Kiamat 1936, 1943, 1972, dan 1975

Herbert Armstrong adalah salah satu televangelis pertama, memberitakan Injil melintasi gelombang udara.

Dia mendirikan gereja sendiri, Gereja Tuhan Sedunia, pada tahun 1933, dan tiga tahun kemudian meramalkan akhir dunia. 

Dia mengklaim pengangkatan akan terjadi pada tahun 1936, lalu memprediksi kiamat pada 1943, dan ketika itu tidak berhasil, direvisi kembali menjadi 1972. 

Namun ketika dia menyadari bahwa pada 1972 tidak terjadi tanda-tanda akhir zaman, ia kembali merevisinya, kiamat benar-benar akan terjadi pada 1975. Sayang sekali, semua prediksinya meleset.

9. Kiamat 29 April 2007

Pada acaranya pada tahun 1976, Pat Robertson meramalkan bahwa akhir dunia akan dimulai sekitar tahun 1982. Tentu saja dia salah, tapi itu tidak menghentikannya untuk mencoba lagi. 

Dalam bukunya The New Millennium, yang dirilis pada tahun 1990, Robertson menubuatkan kiamat akan terjadi tanggal 29 April 2007. Tapi, semua ramalannya itu tetap saja meleset.

10. Kiamat 21 Mei 2011

Prediksi akhir zaman yang paling terkenal akhir-akhir ini mungkin yang dibuat oleh Harold Camping pada tanggal 21 Mei 2011.

Namun ketika tidak ada yang luar biasa terjadi di bulan Mei, Harold Camping merevisi bisa saja akhir zaman itu akan terjadi pada Oktober. Dan nyatanya, tetap saja tak ada apa-apa yang terjadi di dunia.

Namun ramalan kiamat Harold Camping bukan yang itu saja. Dia juga pernah meramalkan akhir dunia pada tanggal 6 September, 29 September, dan 2 Oktober 1993; dan 31 Maret 1994. 

Cewek Kamu Ngambek, Lakukan 3 Gerakan Jitu Ini, Dia Bakal Baper dan Tersenyum Lagi

Bertengkar Dengan Pasangan Bikin Hubungan Kalian Lebih Awet, Benarkah? Ini Jawabannya

11. Y2K

Ramalan Y2K mungkin tak asing. Meski demikian tentu kita tak sangka bahwa hal ini banyak diprediksi sebagai kiamat.

Banyak orang yang resah ketika kalender akan memasuki tahun 2000. Disebut bahwa kode komputer tak akan mengenali tahun 2000 dan akan menyebabkan semua sistem yang terkomputasi bisa crash. Hal ini disebut akan mengacaukan dunia.

Bahkan, jutaan dollar tercatat dihabiskan oleh banyak perusahaan untuk mempersiapkan Y2K yang disebut akan mempengaruhi segalanya, mulai dari ritel hingga sistem keselamatan di pesawat.

Jutaan orang percaya pada teori ini. Tak terhitung jumlahnya orang yang menimbun persediaan makanan lalu bersembunyi dari hiruk pikuk dunia karena takut dunia benar-benar kiamat. Akhirnya, tidak terjadi apapun.

12. Komet Elenin

Masyarakat tidak memandang komet sebagai sesuatu yang ramah. Sejak dahulu kala, penampakan komet berarti kekhawatiran akan terjadinya kiamat. Bahkan hal ini terjadi hingga di dunia modern.

Seperti ketika astronom Rusia Leonard Elenin pertama kali melihat komet Elenin pada tahun 2010, teori soal kiamat mulai bermunculan. Berbagai fenomena alam yang dekat dengan munculnya komet dianggap sebagai pertanda, mlai dari gempa dan gelombang pasang.

Para pencetus teori ini memperkirakan akan ada tabrakan penuh antara Bumi dan komet Elenin ini pada Agustus hingga Oktober 2011. Namun, hal itu tidak terjadi. Bahkan dilaporkan bahwa komet ini pecah berkeping-keping ketika memasuki tata surya kita.

Karena ini, para astronom NASA sampai turun tangan. Mereka meyakinkan bahwa jarak komet ini dari Bumi adalah 647 juta kilometer dan tak akan menimbulkan ancaman kepada penduduk Bumi.

13. Kiamat Suku Maya

Kiamat Suku Maya mungkin adalah salah satu yang paling terkenal, dan terjadi dalam kurun waktu yang belum lama ini, yakni 2012.

Hal ini berdasarkan kalender kuno Suku Maya yang menyebut bahwa akhir dunia akan datang pada tanggal 21 Desember 2012. Banyaknya fenomena alam dan bencana alam banyak dipercaya sebagai ramalan yang menjadi nyata. Internet pun banjir dengan teori-teori soal tabrakan galaksi, komet, dan sebagainya.

Akhirnya, NASA kembali turun tangan. Para ilmuwan di lembaga antariksa AS tersebut mencari para ahli kalender Maya dan memecahkan bersama masalah akhir zaman ini.

Penjelasan NASA akhirnya berkesimpulan soal kalender Maya yang tak akan bisa sesuai jika dikonversikan ke kalender modern, sehingga kalaupun ada kiamat, tanggalnya tak akan tepat. Selain itu, dalam radar NASA tak ada komet, planet, atau galaksi lain yang berpotensi tabrakan dengan Bumi.

NASA bahkan mengeluarkan siaran pers untuk menenangkan masyarakat dan meyakinkan bahwa kiamat tak akan terjadi. Dan benar, dunia terus berjalan hingga sekarang.

ARMY Jangan Baper, Fakta Jungkook BTS, Dia Merasa Kesepian, Sendiri dan Mudah Menangis?

Terbaik, Berpenghasilan Tertinggi di Dunia, Ini 16 Keunggulan BTS Dibandingkan Boyband Lain

14. Ramalan Blood Moon

Setelah kiamat Suku Maya, ada ramalan kiamat lain yang membuat masyarakat benar-benar menimbun persediaan makanannya untuk menghindari akhir zaman.

Blood Moon atau gerhana bulan darah telah lama diasosiasikan dengan kiamat oleh para cendekiawan Kristen kuno. Hal ini dikarenakan dalam Kisah Para Rasul dan Wahyu disebut bahwa "matahari akan berubah menjadi kegelapan dan bulan menjadi darah." Hal ini merupakan sebuah metafor dari hari kiamat.

Permasalahannya adalah, gerhana bulan darah secara nyata dianggap sebagai akhir dunia.

Hal ini lebih diperburuk dengan di tahun 2014, terdapat serangkaian gerhana bulan darah selama empat bulan, yang disebut tetrad.

Kiamat tentu tak terjadi. Namun yang perlu diketahui bagi para pemercaya kiamat yang ditandai gerhana bulan darah, gerhana semacam ini telah terjadi 2 kali dalam 2.000 tahun, sehingga jika benar kiamat akan terjadi, hal ini sudah akan terjadi ribuan tahun lalu

15. Planet Nibiru

Planet Nibiru adalah planet fiksi yang dipercaya akan tabrakan dengan Bumi. Banyak yang percaya bahwa ini adalah planet yang dikontrol oleh UFO raksasa. Tentu ini konyol. jangankan tabrakan, planetnya pun tak ada.

Kiamat pertama yang dipercaya akan terjadi karena Nibiru dipercaya muncul tangga 27 Mei 2003. Hingar bingar masyarakat membuat lagi-lagi NASA turun tangan dan menyangkal keberadaan Nibiru.

Hal ini terjadi lagi di 2015, yang diklaim tanggal 23 September akan terjadi tabrakan dan kiamat. Kali ini, NASA justru dituduh menyembunyikan informasi rahasia ke masyarakat oleh para pembuat teori konspirasi.

NASA pun tetap sabar untuk berpendapat dan mengedukasi masyarakat bahwa Nibiru tak lebih dari hoax internet belaka, dan sampai sekarang tak terlihat kemunculannya. (*)

Penulis: OMDSMY Novemy Leo
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved