Kasus Dugaan Pemalsuan Tanda tangan, Penyidik Belum Agendakan Pemeriksaan Ahli Forensik

Kasus dugaan pemalsuan tanda tangan Bendera Desa Sono, Otnial Tampani dengan tersangka Kades Sono, Elkana Boti masih dalam tahap melengkapi

Kasus Dugaan Pemalsuan Tanda tangan, Penyidik Belum Agendakan Pemeriksaan Ahli Forensik
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari, SH., MH 

Kasus Dugaan Pemalsuan Tanda tangan,  Penyidik Belum Agendakan Pemeriksaan Ahli Forensik

POS-KUPANG.COM|SOE -- Kasus dugaan pemalsuan tanda tangan Bendera Desa Sono, Otnial Tampani dengan tersangka Kades Sono, Elkana Boti masih dalam tahap melengkapi Petunjuk Jaksa.

Setelah dilakukan tahap 1 oleh penyidik, berkas kasus tersebut akhirnya dikembalikan oleh jaksa untuk dilengkapi sesuai petunjuk jaksa atau P 19 pada Maret lalu.

Hanya tersisa satu petunjuk jaksa yang belum dilengkapi oleh penyidik yaitu pemeriksaan saksi ahli forensik di lab forensik Bali untuk menjelaskan hasil forensik terhadap tangan tangan yang diduga dipalsukan tersebut.

Namun setelah dikembali jaksa pada Maret lalu, hingga saat ini penyidik Polres TTS belum mengagendakan jadwal pengambilan keterangan ahli forensik di Bali untuk melengkapi Petunjuk Jaksa.

Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari, SH.,MH yang dikonfirmasi pos kupang.com, Selasa (16/7/2019) mengatakan, pihaknya akan menjadwalkan pengambilan keterangan ahli forensik bersamaan dengan pemeriksaan DNA untuk kasus yang ditangani unit PPA.

Namun hingga kini, Jamari mengaku belum mengagendakan keberangkatan penyidik ke Lab Forensik Bali.

" Kita belum mengagendakan tanggal pasti keberangkatan penyidik ke bali untuk mengambil keterangan ahli forensik. Masih menunggu yang dari unit PPA yang mau melakukan tes DNA juga untuk kasus yang ditangani sehingga satu kali saja berangkatnya," ungkap Jamari.

Ia memastikan kasus yang menjerat Kades Sono tetap berjalan. Ia menampik Issue yang menyebut jika kasus kades Sono sengaja didiamkan.

" Kasusnya tetap kita tangani. Masa penahanan tersangka sudah habis sehingga kita bebaskan. Masa penahanannya tidak bisa kita perpanjangan. Namun kasusnya tetap jalan dan kita pastikan akan segera rampung," janjinya.

Halaman
12
Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved