Iman Gelar Aksi Damai Ke PLN Nangapanda

Beni sebagai pimpinan PT. PLN area Flores bagian Barat menyampaikan klarifikasi terhadap kasus ini.

Iman Gelar Aksi Damai Ke PLN Nangapanda
POS KUPANG/ROMOALDUS PIUS
Mahasiswa Iman Melakukan Aksi Demo ke PLN Nangapanda, Ende. 

Iman Gelar Aksi Damai Ke PLN Nangapanda

POS-KUPANG.COM|ENDE---Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Ikatan Mahasiswa Asal Kecamatan Nangapanda (IMAN) Kupang mendatangi pusat pelayanan listrik PT. PLN Ranting Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, Senin (15/7/2019).

Menurut Fridymar Gato Ma, anggota IMAN yang juga kordinator lapangan aksi demo dalam rilis yang diterima Pos Kupang.Com, Selasa (16/7/2019) mengatakan tujuan aksi tersebut adalah untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Kecamatan Nangapanda terkait ketidakbecusan pengurus PLN dalam melayani kebutuhan suplai listrik di Kecamatan Nangapanda.

Menurut para mahasiswa kinerja PLN terkesan tidak efektif hal ini didukung dengan temuan di lapangan terkait dengan kabel yang melintang di pinggiran jalan maupun tiang listrik bengkok yang tidak terurus serta sambungan-sambungan arus di area perkebunan yang membahayakan aktivitas harian masyarakat Nangapanda.

Selain itu keluhan seperti tagihan listrik yang terus meningkat, pemadaman yang berkepanjangan dan tanpa informasi sebelumnya, serta respon dari pegawai PLN yang dirasakan begitu lambat terhadap masalah-masalah listrik di tengah masyarakat juga menjadi aspirasi masyarakat yang dibawah ke hadapan pengurus PT. PLN ranting Kecamatan Nangapanda.

Dikawal oleh anggota kepolisian, puluhan anggota IMAN Kupang melaksanakan aksinya dengan tertib dan tanpa tindakan anarkis.

Aksi ini juga mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat yang juga terlihat antusias dalam mengikuti aksi damai tersebut.

Setelah menemui pihak PLN, atas nama Beni sebagai pimpinan PT. PLN area Flores bagian Barat menyampaikan klarifikasi terhadap kasus ini.

Beni mengatakan bahwa ada dua faktor utama yang menjadi penyebab pemadaman listrik di Kecamatan Nangapanda yakni pemadaman terencana dan pemadaman tak terencana.

Pertama, pemadaman berencana ini terkait dengan upaya perbaikan sistem, perencanaan pengerjaan untuk pembenahan sistem pemasangan listrik yang tersebar di banyak wilayah Kecamatan Nangapanda. Pemadaman ini biasanya disampaikan kepada masyarakat melalui media radio RRI.

Kedua, pemadaman tidak terencana terkait dengan pengaruh cuaca alam seperti angin ribut yang membuat banyak pohon yang menindih kabel-kabel listrik. Juga aktivitas hewan-hewan malam seperti kelelawar yang tersengat listrik.

Demikian kendala yang mereka alami selama ini.

Pilkada Serentak di NTT, Agustus ,PDIP Buka Pendaftaran Bakal Calon

Penyair Muda NTT Lahirkan Ontologi Di Jakarta Tuhan Diburu dan Dibunuh

BREAKING NEWS : Cuaca Buruk Empat Pelayaran di NTT Ditutup, Simak Penjelasan dan Saran BMKG

Warga Minta Perbaiki Deker Dan Jalan Borik Iteng Di Satar Mese

Aksi ditutup dengan penyerahan pernyataan sikap tertulis dari mahasiswa kepada pimpinan PLN untuk kemudian dipelajari dan dijadikan sebagai bahan referensi untuk meningkatkan kinerja kerja dan pelayanan bagi segenap masyarakat di Kecamatan Nangapanda.(Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved