Debit Air Menurun, Ratusan Lahan Sawah Wanokaka, Sumba Barat Gagal Tanam

Ratusan hektar lahan persawahan irigasi Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat gagal tanam pada musim tanam II yang sedang berlangsung saat ini.

Debit Air Menurun, Ratusan Lahan Sawah Wanokaka, Sumba Barat Gagal Tanam
POS-KUPANG.COM/ petrus Piter
Ketua kontak tani nelayan andalan Kecamatan Wanokaka, Sumba Barat, Kristian Koiki Hida 

Debit Air Menurun, Ratusan Lahan Sawah Wanokaka, Sumba Barat Gagal Tanam

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK- Ratusan hektar lahan persawahan irigasi Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat gagal tanam pada musim tanam II yang sedang berlangsung saat ini.

Kondisi itu terjadi akibat debit air kali Wanokaka menurun sehingga menyulitkan mengairi lahan persawahan sekitar. Keadaan itu juga diperparah karena saluran irigasi Laikaninu khusus disisi kanan sepanjang kurang lebih 5 km tidak berfungsi.

Saluran irigasi tersebut rusak sekitar 3-4 tahun lamanya. Sayangnya hingga saat ini pemerintah propinsi NTT belum mau memperbaikinya.

Demikian disampaikan Ketua Kontak tani nelayan andalan (KTNA) Kecamatan Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat, Kristian Koiki Hida di Wanokaka, Sumba Barat, Selasa (16/7/2019).

Menurutnya, lahan sawah irigasi Kecamatan Wanokaka sekitar 1000 ha lebih. Dari jumlah tersebut pada musim tanam II ini hanya sekitar 600-an lebih hektar yang bisa tanam. Sedangkan selebihnya tidak bisa tanam karena kesulitan air akibat debit air kali Wanokaka menurun. Sedangkan pada musim tanam I, semua lahan sawah sukses menanam padi karena debit air cukup baik mengandalkan saluran air irigasi maupun air hujan.

Karena itu, ia berharap pemerintah Propinsi NTT segera memperbaiki saluran irigasi Laikaninu sehingga kembali mengairi persawahan warga. Dengan demikian petani dapat menanam dengan baik pula.

VIDEO: Begini Penderitaan Para Petani Padi Sawah di Persawahan Parunu, Sumba Timur, NTT

Solidaritas Relawan Jokowi NTT Desak DPRD NTT Sikapi Masalah Tanah di Nunkurus

Dalam kesempatan itu, ia meminta Dinas Pertanian Sumba Barat harus siaga terhadap serangan hama penyakit terhadap tanaman padi milik petani seperti wereng dan lain-lain. (*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved