50 Desa di Sumba Timur Terancam Rawan Pangan

Sudah sekitar lima puluh desa di Kabupaten Sumba Timur hingga saat ini dilaporkan dimana warganya mengalami dampak kekeringan.

50 Desa di Sumba Timur Terancam Rawan Pangan
POS-KUPANG.COM/ ROBERT ROPO
Kadis Sosial Kabupaten Sumba Timur Pura Tanya 

50 Desa di Sumba Timur Terancam Rawan Pangan

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU- Sudah sekitar lima puluh desa di Kabupaten Sumba Timur hingga saat ini dilaporkan dimana warganya mengalami dampak kekeringan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumba Timur Pura Tanya menyampaikan itu ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Selasa (16/7/2019) siang.

Pura Tanya mengatakan, untuk mengantisipasi terjadinya rawan pangan itu, Pemerintah Daerah (Pemda) Sumba Timur melalui Dinas Sosial sudah menyiapkan cadangan beras pemerintah (CBP). Beras CBP itu tersedia sebanyak 100 ton yang menjadi kewenangan bupati, dimana beras itu juga selalu disiapkan pada setiap tahun untuk mengantisipasi terjadinya rawan pangan.

Kata dia, sejauh ini sudah sekitar 50 lebih desa di Sumba Timur yang dilaporkan dampak rawan pangan. Dampak rawan pangan itu akibat kemarau panjang dan hama penyakit yang menyerang tanaman warga.

Kata dia, lima puluh desa yang terkena dampak rawan pangan itu tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sumba Timur.

"Tapi nanti kita lihat lagi di peta rawan panganya bagaimana, nanti kita langsung droping ini beras. Untuk jatah beras yang diberikan kepada masing-masing KK sebanyak 10 Kg,"tandasnya.

Bahagianya Pasutri Asal Kabupaten Kupang Putri Mereka Dapat Operasi Gratis Bibir Sumbing

BREAKING NEWS:Cuaca Buruk, ASDP Batalkan Pelayaran Kapal Feri ke Sejumlah Rute di NTT

Pura Tanya juga mengatakan, pihaknya tidak lama lagi akan menyalurkan beras tersebut kepada KK korban dampak rawan pangan. Diperkirakan sekitar bulan Agustus 2019 ini pihaknya akan segera menyalurkan bantuan cadangan beras pemerintah itu.

"Ya tidak lama lagi, sekitar bulan Agustus kami sudah bisa salurkan, kami masih koordinasikan dengan pak bupati sekaligus bawa dengan peta rawan panganya yang sudah dibuat oleh Dinas Pertanian dan Pangan Sumba Timur nanti kita ikut pedoman peta itu dan juga nanti akan dikeluarkan SK bupati tentang pernyataan bencana,"jelas Pura Tanya. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved