Trump Dinilai Rasis Setelah Minta Anggota Kongres AS Perempuan untuk "Kembali" ke Negara Asal Mereka

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuai kecaman setelah melontarkan komentar terhadap anggota Kongres perempuan dari minoritas dan kulit hitam

Trump Dinilai Rasis Setelah Minta Anggota Kongres AS Perempuan untuk
TheNewyorktimes.com
Anggota Kongres Amerika Serikat Perempuan dan Presiden Donald Trump 

"Presiden ingin supaya AS bisa putih kembali," demikianlah ucapan pedas dari Ketua House of Representatives Nancy Pelosi merespons komentar Trump.

Ucapan Trump terjadi setelah dia melakukan pembelaan terhadap Pelosi yang menuduh Ocasio-Cortez melakukan marjinalisasi perempuan berdasarkan warna kulit mereka.

"Dia tidak rasis," ujar Trump membela Pelosi. Ocasio-Cortez yang merupakan keturunan Puerto Riko lahir di Bronx, dan besar di pinggiran Westchester County.

Sementara Omar lahir di Somalia, namun menghabiskan masa kecilnya di kamp pengungsian Kenya setelah melarikan diri akibat perang yang berkecamuk.

Dia datang ke AS pada usia 12 tahun, dan berusaha mempelajari bahasa Inggris dengan menonton televisi, serta tinggal bersama keluarganya di Minneapolis.

Adapun Tlaib yang merupakan putri imigran Palestina lahir di Detroit, kemudian Pressley adalah perempuan kulit hitam pertama yang terpilih di Kongres.

Ketika pernyataan presiden bergema di sekitar Twitter, paduan suara orang Amerika turun ke media sosial untuk mengatakan bahwa mereka telah mendengar beberapa versi kata-kata Mr Trump sepanjang hidup mereka, dimulai dengan ejekan masa kecil di taman bermain. Senator Cory Booker, Demokrat dari New Jersey dan seorang kandidat presiden, bergabung dengan sejumlah orang yang mengatakan itu menggelegar mendengar frasa dari presiden.

"Kami sudah mendengar ini sepanjang hidup kami," kata Mr. Booker. "Sekarang kita mendengarnya dari Kantor Oval."

Pelosi mungkin telah menawarkan komentar blak-blakan tentang komentar Trump ketika dia mengatakan slogan kampanyenya, "Jadikan Amerika Hebat Lagi," "selalu tentang membuat Amerika putih kembali."

"Tempat-tempat ini sangat membutuhkan bantuan Anda, Anda tidak dapat pergi dengan cukup cepat," kata Trump. "Saya yakin bahwa Nancy Pelosi akan sangat senang dengan cepat mengatur pengaturan perjalanan gratis!"

Halaman
123
Penulis: Agustinus Sape
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved