SVD Bangun SMA Unggul di Kupang

Serikat Sabda Allah atau yang dikenal dengan nama SVD (Societas Verbi Devini) mulai tahun ajaran 2019/2020 ini membuka sebuah SMA dengan kategori ungg

 SVD Bangun SMA Unggul di Kupang
Pos kUpang.com, Pauls Burin
Pater Piet Salu, SVD 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Serikat Sabda Allah atau yang dikenal dengan nama SVD (Societas Verbi Devini) mulai tahun ajaran 2019/2020 ini membuka sebuah SMA dengan kategori unggul di Kelurarahn Tuak Daun Merah (TDM) Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Nama sekolah itu menggunakan pendiri serikat itu, yakni SMA Santo Arnoldus Jansen.Untuk sementara pengelola masih menggunakan bruderan SVD di TDM untuk proses belajar- mengajar.

Pada hari pertama, Senin (15/7/2019), pihak sekolah menghadirkan para siswa dan orangtua untuk mengikuti sosialisasi tentang berbagai kebijakan yang diambil sekolah serta menentuan jurusan bagi 50 orang anak.

Kepala SMA Santo Arnoldus Jansen, P. Drs. Petrus Salu, SVD, M.A, ketika ditemui Pos Kupang.com, usai pertemuan itu mengatakan, anak-anak akan dipersiapkan dengan baik untuk menghadapi tantangan global saat ini.

Mereka kata Pater Piet, demikian panggilannya, siap untuk bersaing tidak hanya secara regional, namun secara nasional bahkan internasional.

Persib Bandung iIncar Striker Steven Lustica di Putaran 2, IniTanggapan Bobotoh di Instagram

"SVD hadir untuk membentuk karakter para siswa untuk siap menghadapi berbagai tantangan secara global," kata Pater Piet yang sebagian besar hidupnya diabdikan pada bidang pendidikan ini.

Pater Piet Salu mengatakan, tantangan ke depan sangat berat. Karena itu, anak-anak perlu dipersiapkan dengan baik. Tidak saja dari sisi ilmu, namun sikap dan karakter. Misalnya, bagaimana membiasakan anak untuk meringkas sebuah buku atau menerjemahkan sebuah buku dalam bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia.

Atau sebaliknya, dalam bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris. Pun jika nilai akademisnya bagus, namun sikapnya buruk maka bisa saja anak tak naik kelas.

Lintas minat juga akan dilakukan secara serius. Misalnya, seorang anak dengan jurusan IPS, tapi berencana kuliah di fakultas kedokteran, maka ia bisa mengikuti pelajaran biologi.
Bimtek para guru juga dilakukan secara serius. Masing-masing guru wajib menyiapkan materi selama satu semester.

"Ini persiapan atau materi para guru selama enam bulan ke depan. Ini namanya "kitab suci" para guru," katanya sambil menunjukkan silabus mengajar seorang guru.

Untuk diketahui, SVD telah melakukan banyak hal untuk membangun peradaban umat dan masyarakat. Di masa awal berkarya seratus lebih tahun lalu dari Lahurus, Belu Utara, SVD mengajarkan cara bercocok tanam, mendirikan sekolah-sekolah, mendirikan paroki-paroki serta berbagai aktivitas lain.

Siapa yang tak kenal SMAK Giovanni, Kupang, SMA Syuradikara, Ende, berbagai seminari menengah mulai dari Kisol, Mataloko, San Do Minggo Hokeng dan Lalian Atambua. Pun Seminari Tinggi Ledalero dan Ritapiret di Maumere. Juga membuka kursus-kursus pertukangan yang menyebar di tiap daerah di NTT. (*)

Penulis: Paul Burin
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved