Panoramanya Manjakan Mata, Ruas Jalannya Memilukan Rasa.

Pantai selatan yang biru hanya ditemani hembusan sepoi. Silir semilirnya kadang kala menjadi kencang hingga menutupi bunyi pecahnya ombak.

Panoramanya Manjakan Mata, Ruas Jalannya Memilukan Rasa.
POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS
Panoramanya Manjakan Mata

"Kalau air laut naik, kita tidak bisa lewat sampai air laut surut lagi. Itu karena belum dibangunnya deker. Apalagi jembatan, masih butuh banyak," kata salah satu pengguna jalan, Alcik.

Ada jembatan yang telah rusak bahkan ambruk. Namun secara umum jalan yang melintasi anakan kali belum didukung oleh pembangunan deker atau pun jembatan.

Wae Musur adalah salah satu tempat yang masih jauh dari perhatian pemerintah.

Ada dua unit bangunan jembatan di tengah sungai lebar itu yang terlihat mubasir dan tak bermanfaat sama sekali serta tidak tuntas dikerjakan.

Untuk melewati sungai luas ini, pengguna jalan harus melewati tiga unit jembatan kayu yang sempit, khususnya sepeda motor.

Jalan rusak
Jalan rusak (POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS)

Warga sendiri yang membangun jembatan darurat itu agar pengguna sepeda motor bisa lewat. Sedangkan untuk mobil bisa langsung lewat di aliran sungai.

Namun semuanya beresiko tinggi dan sangat berbahaya.

Ruas jalan di wilayah Manggarai Timur itu masih banyak yang belum diaspal.

Namun pesona alamnya menyimpan banyak keindahan.

"Kalau lewat di ruas jalan ini harus punya nyali pak. Kalau tidak bisa ciut, bisa gugup. Makanya kalau mau uji nyali lewat di sini saja biar bisa tahu apakah kita masih punya keberanian atau tidak," kata salah satu warga Ryan.

Sebelum memasuki cabang ruas jalan nasional, kita harus melewati Nanga Lanang.

Di pertigaan Nanga Lanang ini merupakan tempat pertemuan ruas jalan jalur tengah yang biasa digunakan yakni antara Labuan Bajo- Ruteng-Borong dan ruas jalan lintas selatan Manggarai Raya.

Melewati ruas selatan memang relatif lebih cepat 2 jam namun kondisinya sangat menantang.

Bila Labuan Bajo-Borong melewati jalur biasa selama ini antara 5 sampai 6 jam. Maka lewat lintas selatan paling lama 5 jam tetapi kondisinya butuh banyak energi.

Pertemuan OMK di Adonara, Pesan Romo Syamsudin: OMK Zaman Now Jangan Takut Dikritik

PMI Adakan Operasi Katarak di Larantuka

Lintas selatan Manggarai Raya memiliki pesona alam yang indah namun kondisi jalannya memilukan rasa. (Servatinus Mammilianus).

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved