Katarina Kadja Pasrah Dengan Kondisi Mata Terkena Katarak

Sudah berulangkali melakukan pemeriksaan namun oleh dokter dinilai bahwa ada selaput seperti daging melapisi bagian dalam matanya.

Katarina Kadja Pasrah Dengan Kondisi Mata Terkena Katarak
ilustrasi
Katarak

Katarina Kadja Pasrah Dengan Kondisi Mata Terkena Katarak

POS- KUPANG.COM I OELAMASI-- Katarina Kadja, warga RT 05/RW 02, Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, pasrah dengan kondisi matanya yang terkena katarak. Sudah berulangkali melakukan pemeriksaan namun oleh dokter dinilai bahwa ada selaput seperti daging melapisi  bagian dalam matanya.

Katarina Kadja  kepada POS KUPANG.COM, Senin (15/7/2019), menuturkan, dirinya menderita penglihatan kabur sudah cukup lama. Terhadap kondisi ini, dirinya memeriksakan kesehatan mata untuk memastikan apakah terkena katarak atau sebab lain. Dia mengharapkan agar bisa dioperasi mata katarak agar bisa melihat normal, tetapi oleh dokter menyampaikan kalau ada daging yang menghalangi pandangan.

"Dokter bilang kalau operasi keluarkan daging itu maka dampaknya bisa buta. Jadi saya bilang biar sudah, apalagi saya masih bisa lihat walau sedikit kabur. Daripada operasi nanti hasil buta total," jelas Katarina.

Secara terpisah Kepala Desa Mata Air, Benyamin Kanuk, mengakui  cukup banyak warganya yang usia senja menderita penyakit katarak. Pemeriksaan rutin selalu dilakukan warga tetapi inisiatif sendiri. Warga memeriksa setelah mendapat informasi soal pemeriksaan mata katarak gratis.

"Sekitar ratusan orang usia lanjut yang kena katarakm Pasien inisiatif sendiri pergi ikut operasi katarak setelah ada pengumuman. Ada juga yang merasa katarak tapi begitu pergi periksa bilang tidak ada katarak," katanya.

Dirinya menambahkan, bidan desa memang selalu memberikan sosialisasi mengenai katarak. Namun bidan desa cuma bisa mendata dan tidak bisa memberikan pengobatan sehingga kedepan dinas kesehatan secara rutin turun ke desa memberikan pelayanan gratis.

RSPP Betun Belum Melayani Operasi Katarak

Jemaat Efrata Siumate Rindukan Gereja Baru, Begini Kisahnya

Pemprov NTT Ingin Agar Semua Tenaga dari NTT keluar Negeri Harus Berkompeten

"Kasihan juga warga ekonomi lemah harus buang biaya untuk operasi katarak gratis. Kalau bisa dinas kesehatan agendakan sebulan sekali turun ke kecamatan untuk lakukan kegiatan operasi katarak. Ini maksudnya mebdekatkan pelayanan bagi warga kurang mampu," harap Kanuk.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)

 
  

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved