PMI Adakan Operasi Katarak di Larantuka

Dari tahun ke tahun jumlah penderita katarak di Indonesia terus bertambah sekitar 240.000 orang per tahunnya.

PMI Adakan Operasi Katarak di Larantuka
ist
donor darah 

PMI Adakan Operasi Katarak di Larantuka

POS-KUPANG.COM|LARANTUKA--Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi NTT mengadakan operasi katarak gratis di RSUD dr Hendrikus Fernandez, Kota Larantuka. Kegiatan operasi bagi para penderita penyakit katarak ini berlangsung selama tiga hari sampai Rabu (17/7/2019).

Berdasarkan keterangan yang diterima Pos Kupang, kebutaan karena katarak atau kekeruhan lensa mata merupakan kesehatan global yang harus segera diatasi, karena kebutaan dapat mengakibatkan berkurangnya kualitas sumber daya manusia dan kehilangan produktivitas serta membutuhkan biaya yang cukup besar untuk pengobatannya.

Dari tahun ke tahun jumlah penderita katarak di Indonesia terus bertambah sekitar 240.000 orang per tahunnya.

Data 2006 menunjukkan di Indonesia sebagai negara tertinggi di Asia penderita kebutaan dengan penyebab utama adalah Katarak (Prevalensi kebutaan di Indonesia mencapai 1,5 %).

Katarak disebabkan oleh faktor – faktor yang berfariatif mulai dari persoalan usia, gizi, gaya hidup, riwayat penyakit yang diderita hingga ketidaktahuan akan katarak itu sendiri oleh masyarakat penderita.

Katarak jika tidak diperhatikan dengan serius akan menjadi persoalan baru bagi masyarakat Indonesia.

Riset Kesehatan Dasar, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2013 melaporkan bahwa prevalensi katarak di Indonesia adalah 1,8 % dimana prevalensi katarak di Papua adalah 2,4  %, NTT 2,3 %,  dan Maluku 2,2 %.

Hal tersebut mengisyaratkan bahwa pemerintah juga lembaga – lembaga terkait lainnya, selayaknya dapat bersinergi dan saling mendukung mengatasi masalah tersebut.

PALANG MERAH INDONESIA (PMI) sebagai auxiliary to the government yang bergerak di bidang pelayanan sosial dan kemanusiaan menyadari betul akan tanggungjawabnya dan menyakini secara perlahan-lahan rantai persoalan katarak di Indonesia khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur harus dapat diminimalisir.

Sejak tahun 2016 PMI bekerjasama dengan ICRC melakukan kegiatan Operasi Katarak di Nusa Tenggara Timur dengan rangkaian kegiatan melingkupi tiga tahapan, Assesment Wilayah, Diseminasi Kepalangmerahan dan Pembekalan Kesehatan Mata bagi Perawat atau tenaga medis dari setiap Puskesmas yang ada dan Operasi Katarak.

Persib Bandung iIncar Striker Steven Lustica di Putaran 2, IniTanggapan Bobotoh di Instagram

Gol Semata Wayang Sumba Barat Daya Tambah Koleksi Poin

Tidak Rogoh Kocek Buat Sehatkan Tubuh, Wajib Kepo! 11 Manfaat Dari Sinar Matahari Pagi

Adapun mendahului kegiatan training/pelatihan kesehatan mata bagi tenaga kesehatan dan operasi katarak ini, telah dilakukan assesment pada tanggal 13-14 Mei 2019. Bupati Flores Timur, Antonius Hubertus Gege Hadjon dijadwalkan hadir dalam acara ini.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)


Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved