Dinkes Sumba Barat Bekerjasama Dengan Sumba Foundation Gelar Operasi Katarak Gratis

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat, drg.Bonar B.Sinaga mengatakan, penderita penyakit katarak di Sumba Barat tergolong cukup tinggi

Penulis: Petrus Piter | Editor: Adiana Ahmad
Dinkes Sumba Barat Bekerjasama Dengan Sumba Foundation Gelar Operasi Katarak Gratis
POS-KUPANG.COM/ PETRUS PITER
Kadis Kesehatan Sumba Barat, drg.Bonar.B. Sinaga

Dinkes Sumba Barat Bekerjasama Dengan Sumba Foundation Gelar Operasi Katarak Gratis

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat, drg.Bonar B.Sinaga mengatakan, penderita penyakit katarak di Sumba Barat tergolong cukup tinggi.

Kondisi itu terjadi karena asupan pola makan semenjak kecil bahkan semenjak kandungan kurang bahkan tidak sesuai harapan. Mestinya pada masa seperti itu harus banyak mengkonsumsi wortel dan tomat serta sayur-sayuran.

Untuk itu Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat bekerjasama dengan Yayasan Sumba Foundation, dokter ahli mata asal Asutralia, Fakultas Kedokteran Universitas Hasan Hudin Makasar, Sulawesi Selatan dan kementerian kesehatan RI menggelar operasi katarak secara gratis di RSUD Waikabubak, Sumba Barat pada Bulan Agustus 2019 mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat, drg.Bonar B.Sinaga menyampaikan hal itu di kantor DPRD Sum ba Barat, Senin (15/7/2019).

Menurutnya, gelar operasi katarak secara gratis sebagai salah upaya pemerintah mengatasi penyaki katarak di Sumba Barat.

Saat ini, pihaknya sedang melakukan finalisasi persiapan demi mensukseskan kegiatan operasi katarak secara gratis bulan Agustus 2019 mendatang.

Penderita Katarak Padati RSUD Larantuka

Diakui hingga saat ini, RSUD Waikabubak Sumba Barat belum memiliki dokter spesilais mata. Saat ini, salah seorang dokter sedang melanjutkan studi spesialis mata. Mudah-mudahan dalam waktu 1-2 tahun ke depan selesai.

Ia menambahkan, selama ini, pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan Sumba Barat terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat akan bahaya penyakit katarak dan upaya mengatasinya.

Menurutnya pola makan kurang bergisi seperti kurang mengkonsumsi tomat dan wortel serta sayur-sayuran dapat menyebabkan seseorang mudah tersetant penyakit katarak.

Puskesmas Tarus Ada Anak 6-7 Tahun Terkena Katarak, Ini Loh Penyebabnya

Karena itu pihaknya terus mensosialisasikan program gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) dan pendekatan dengan keluarga agar mematuhi pola hidup sehat anjuran petugas kesehatan. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved