Usai Dibangun Tahun 2018, Dua Puskesmas Di TTS Belum Dimanfaatkan

Dua dari dua belas puskesmas prototipe Kementerian Kesehatan yang dibangun Pemda TTS pada tahun 2018 hingga saat ini belum dimanfaatkan

Usai Dibangun Tahun 2018, Dua Puskesmas Di TTS Belum Dimanfaatkan
POS KUPANG/DION KOTA
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Eirene Ina Dwika 

Usai Dibangun Tahun 2018, Dua Puskesmas Di TTS Belum Dimanfaatkan

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota

POSKUPANG.COM | SOE - Dua dari dua belas puskesmas prototipe Kementerian Kesehatan yang dibangun Pemda TTS pada tahun 2018 yang bersumber dari dana DAK hingga saat ini belum dimanfaatkan. Dua puskesmas tersebut yaitu, Puskesmas Kota Soe dan Puskesmas Siso.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Irene Atte kepada pos kupang. Com, Sabtu (13/7/2019) mengatakan, dirinya sudah mendorong agar pihak puskesmas segera memanfaatkan gedung puskesmas yang baru namun, pihak puskesmas beralasan masih harus menyelesaikan beberapa kendala sebelum dimanfaatkan.

"Untuk puskesmas kota, mereka alasan masih harus sosialisasi dan pasangan jaringan listrik baru sehingga belum bisa pindah. Namun kini jaringan listrik sudah terpasang," ungkap dr. Irene.

Sementara untuk Puskesmas Siso, dr. Irene mengaku, terkendala penyelesaian pekerjaan gedung puskesmas yang terlambat.

Namun saat ini pekerjaan gedung tersebut sudah dilakukan PHO.

"Kalau Puskesmas Siso memang pekerjaan yang terlambat selesai, tetapi saat ini sudah selesai PHO. Kita akan dorong kembali agar dua gedung puskesmas prototaip ini bisa segera dimanfaatkan," janji dr. Irene.

Untuk tahun 2019, Pemkab TTS mendapatkan tambahan tiga puskesmas prototaip Kementerian Kesehatan yaitu, Puskemas Hauhasi, Manufui dan Puskesmas Taneotop. Untuk Puskesmas Hauhasi dan Manufui sudah mulai dikerjakan.

Kasus Prostitusi Online Seret Nama Fatya Ginanjar, Yayasan Puteri Indonesia Sebut Sudah Dipecat

Sedangkan untuk Puskesmas Taneotop akan Segera dilakukan peletakan batu pertama oleh Bupati TTS.

"Dua puskesmas sudah mulai kerja yang satu yang belum kerja karena masih menunggu waktu Bupati TTS untuk melakukan peletakan batu pertama," jelasnya.

Untuk diketahui, anggaran pembangunan Puskesmas Manufui dan Hauhasi per unitnya menelan anggaran 3,4 Miliar. Sedangkan untuk Puskesmas Taneotop, walaupun sama prototaipnya tetapi anggarannya lebih kecil yaitu hanya 3 Miliar. Besaran anggaran ini ditentukan oleh Kementerian Kesehatan sendiri.

Wabup Kupang Berang Temukan Keanehan di Puskesmas Oelbiteno

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten TTS, Hendrik Babys mendorong agar pihak puskesmas segera memanfaatkan gedung baru. Pasalnya, gedung yang baru jauh lebih representatif untuk melakukan pelayanan kesehatan. Apa lagi, saat ini gedung baru tersebut sudah rampung dikerjakan.

"Harusnya pihak puskesmas segera manfaatkan gedung baru yang sudah dibangun agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik. Jangan terlalu lama dibiarkan nganggur nanti dikira ada apa-apa lagi," pintanya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved