Pengda Pelti Provinsi NTT akan Dikukuhkan Rabu 17 Juli, Simak Penjelasan Sekum Pelti NTT

Ketua Umum Pelti Dr. Rildo Ananda Anwar, SH, MH akan mengukuhkan Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Provinsi NTT,

Pengda Pelti Provinsi NTT akan Dikukuhkan Rabu 17 Juli, Simak Penjelasan Sekum Pelti NTT
istimewa
Sekretaris Pengda Pelti NTT, Roedy Basuki, SE, MM 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com. Ferry Ndoen

POS KUPANG.COM, KUPANG- Ketua Umum Pelti Dr. Rildo Ananda Anwar, SH, MH akan mengukuhkan Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Provinsi NTT, pada hari Rabu (17/7/201) di  Sahid Timor-e  Hotel, Kupang.

Ketua Umum Pengda Pelti Provinsi NTT, dr. I Wayan Ari Sujana, Msi, melalui Sekretaris Umum Pengda Pelti NTT, Roedy Basuki, SE, MM, ditemui wartawan Pos Kupang.com, di lokasi Lapangan Tenis Bank Indonesia (BI) Kupang, Jalan Cak Doko, Oebobo, Kupang, Sabtu (13/7/2019) sore menjelaskan, Ketua Umum Pelti Dr. Rildo akan datang ke Kupang bersama sejumlah pengurus, diantaranya Wakil Ketua Umum dan Kabid Hubungan Daerah Pelti pada acara pengukuhan Pengda Pelti NTT nanti.
Roedy didamping Wakil Ketua 1 Pelti NTT, Drs. Hilarius Minggu, MM dan Wakil Sekretaris Umum, Luther Kana, SH lebih jauh menjelaskan, pengukuhan Pengda Pelti NTT akan menjadi momentum untuk pengurus baru melakukan konsolodasi organisasi termasuk melakukan pengembangan dan peningkatan sumber daya manusia untuk mengasah prestasi atlet tenis NTT ke depannya.

"Program awal Pengda Pelti Provinsi NTT pasca pengkuhan nanti yakni melakukan konsololidasi organisasi pengurus cabang (pengcab) yang ada di daerag serta peningkatan SDM khususnya kapasitas pelatih serta wasit serta melakukan inventarisasi atlet dan potensi atlet yang ada di daerah," jelas Roedy.

Roedy yang sangat familiar di kalangan pengurus tenis NTT dan pengurus tenis level nasional ini lebih jauh menjelaskan, Pelti NTT juga akan kembali menghidupkan serta menggalakkan kembali sejumlah even tenis yang sempat mati suri

"Kita akan kembali galakkan even/pertandingan yang sempat mati suri alias macet, diantaranya Tenis Danrem Cup, Tenis Kapolda Cup, Kajati Cup serta Piala Gubernur NTT," jelasnya.

Roedy mengaku seluruh pengurus Pelti NTT memiliki komitmen yang kuat dan sama dan saling menopang baik moril serta dukungan materil untuk memajukan tenis di NTT.

"Semua pengurus memiliki komitmen yang sama untuk kembali menghidupkan sejumlah even tenis yang sempat mati suri. Dan saya senang karena seluruh teman-teman pengurus memiliki semangat dan motivasi yang sama dibawah satu komando dan satu arahan dari pak Ketua Umum Pelti NTT, dokter Ari dan Ketua Harian Pelti NTT, Juvenile Jojana, MBA," tegasnya

Tentang bantuan/dukungan dana pemerintah melalui KONI NTT, Roedy mengaku Pelti NTT tidak pernah mendapat bantuan atau dukungan dana dari pemerintah melalui KONI NTT.

"Pemerinta Daerah NTT melalui KONI NTT selama ini tak pernah memberikan dukungan atau bantuan dan pembinaan untuk Pelti NTT. Selama ini Pelti NTT hidup dan organisasi ini bisa berjalan karena dukungan moril serta material dari teman- teman pengurus dan yang memiliki hobi serta minat di bidang cabang olahraga tenis termasuk pembinaan atlet tenis yunior yang dipersiapkan mengikuti even," paparnya.

Halaman
123
Penulis: Ferry Ndoen
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved