Pria 30 Tahun di Ngada Diduga Setubuhi Bocah Berusia 7 Tahun

Seorang anak berusia 7 (tujuh) tahun di Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada diduga menjadi korban persetubuhan.

Pria 30 Tahun di Ngada Diduga Setubuhi Bocah Berusia 7 Tahun
KOMPAS.com/SHUTTERSTOCK
Ilustrasi kekerasan seksual anak 

Pria 30 Tahun di Ngada Diduga Setubuhi Bocah Berusia 7 Tahun

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | BAJAWA - Seorang anak berusia 7 (tujuh) tahun di Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada diduga menjadi korban persetubuhan.

Korban, sebut saja Bunga (7) itu mendapat perlakuan tidak senonoh dari terduga pelaku RB (30) di kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada.

Kapolsek Golewa Ipda Stefanus Siga mengatakan, pelaku serta korban telah diserahkan ke penyidik Polres Ngada untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

"Kejadiannya Jumat (12/7/2019) sekitar pukul 13.00 Wita. Kasus ini kami serahkan ke Penyidik PPA Polres Ngada untuk ditangani karena korbannya masih anak anak," ungkap Ipda Stefanus, Sabtu (13/7/2019).

Ipda Stefanus menjelaskan, kronolgi kejadian yang menimpa bocah ingusan asal Golewa itu.

Stefanus menuturkan, pada Jumat Tanggal 12 Juni 2019 sekitar pukul 13.00 Wita, ibu kandung korban atas nama KU bersama kakak korban atas nama FM dan korban sedang makan siang.

Tiba-tiba datang terlapor ikut makan bersama di rumah ibu kandung korban, setelah makan terlapor mengajak korban ke rumah pelaku unuk memasak mie dan memberikan korban uang sebesar
Rp 2000,-

Tidak lama kemudian ibu kandung korban mencari korban dan
bertemu dengan RR dan memberitahu bahwa korban berada di rumah terlapor.

Kasus Kekerasan Seksual pada Anak di Sumba Timur Semakin Meningkat, Ini Pemicunya

Setelah itu ibu kandung korban langsung menuju rumah terlapor ibu korban memanggil dari luar beberapa kali namun tidak dijawab oleh terlapor.

"Setelah pelaku membuka pintu, ibu korban langsung masuk ke rumah terlapor dan mencari korban serta
menemukan korban di dalam kamar terlapor. Ibu korban sempat menanyakan ke korban dan korban menjelaskan bahwa terlapor telah menyetubuhi korban," jelasnya.

Lanjutnya, atas kejadian tersebut pelapor datang ke sentral pelayanan Kepolisian untuk di proses secara hukum dan membuat laporan Polisi.

Warga Kota Kupang Dukung Stop Kekerasan Anak, Mereka Antusias Lakukan Ini

Terpisah, Kanit PPA Sat Reskrim Polres Ngada, Bripka Maria Roslin Djawa, membenarkan Polsek Golewa menyerahkan kasus persetubuhan anak.

"Kami telah membuat laporan polisi, membuatkan permintaan visum dan mengatar korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Bajawa untuk di lakukan visum, sementara itu Kapolsek Golewa beserta Anggotanya melakukan penangkapan terhadap seseorang yang di duga pelaku dengan inisial RB (30) tahun dan pelaku sudah di amankan di Rutan Polres Ngada," ungkap Bripka Roslin.(*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved