Aniaya Pegawai Angkasa Pura, Maks Emanuel Ratu Diancam Dua Tahun Penjara

Pelaku disangkakan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama dua tahun delapan bulan

Aniaya Pegawai Angkasa Pura, Maks Emanuel Ratu Diancam Dua Tahun Penjara
Pos Kupang.com/gecio viana
Kanit Tipidum Ipda Yance Kadiaman, SH ketika ditemui di ruang kerjanya pada Sabtu (23/3/2019). 

Aniaya Pegawai Angkasa Pura, Maks Emanuel Ratu Diancam Dua Tahun Penjara

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Maks Emanuel Ratu (48), seorang pegawai di Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Kupang diancam hukuman penjara selama dua tahun delapan bulan.

Pasalnya, warga Jln Gunung Fatuleu Kelurahan Oetete, Kota Kupang diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang pegawai Angkasa Pura 1 Bandara El Tari Kupang, Dervan Pah (37) pada Rabu (3/7/2019) sore.

Demikian disampaikan Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Bobby Jacob Mooynafi, SH., MH melalui Kanit Tipidum Ipda Yance Kadiaman, SH ketika dihubungi pada Jumat (12/7/2019) sore.

"Pelaku disangkakan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama dua tahun delapan bulan," kata Ipda Yance.

Diberitakan sebelumnya, seorang pegawai Angkasa Pura 1 Bandara El Tari Kupang, Dervan Pah (37) harus merasakan sakit akibat memar pada bagian bibir dan pelipis.

Warga Kota Kupang ini dianiyaya Maks Emanuel Ratu (48), seorang pegawai di Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Kupang pada Rabu (3/7/2019) sore.

Korban dianiyaya lantaran memarkir mobilnya di depan rumah pelaku di Jln Gunung Fatuleu Kelurahan Oetete, Kota Kupang.

Tak terima di depan rumahnya terdapat mobil korban yang terparkir, pelaku yang saat itu tengah mabuk miras mendatangi korban dan menganiaya korban.

Demikian disampaikan Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Bobby Jacob Mooynafi, SH., MH melalui Kanit Tipidum Ipda Yance Kadiaman, SH ketika dihubungi pada Jumat (12/7/2019) sore.

Halaman
12
Penulis: Gecio Viana
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved