Staf Sekretariat Negara Kunjungi Pasutri Patah Kaki di Kabupaten Sikka

Penderitaan sepasang suami istri (Pasutri) Guido Van Areso, dan Yoventa Timbu, patah kaki tujuh bulan lalu sampai ke telinga Jokowi

Staf Sekretariat Negara Kunjungi Pasutri Patah Kaki  di  Kabupaten Sikka
POS-KUPANG.COM/ Euginius Moa
Aparat Polsek Waigete, Senin (872019) membawa korban pasutri patah kaki, Guido Fan Areso, dan Yoventa Timbu berobat ke RSUD Maumere di Pulau Flores. 

Staf Sekretariat Negara Kunjungan Pasutri Patah Kaki  di  Kabupaten Sikka 

POS-KUPANG.COM | MAUMERE- Penderitaan sepasang suami  istri (Pasutri) Guido  Van  Areso, dan  Yoventa Timbu,    patah kaki  tidak   ditabrak mobil  tujuh  bulan lalu di  Kota  Ende, Pulau  Flores  sampai  di  telinga Presiden  RI, Joko Widodo.

Hari  Jumat  (12/7/2019)  pagi,  pasangan  Guido, dan  Yoventa yang dititipkan di Susteran PACR, Jalan Pramuka, Kelurahan Kota Baru, Kecamataan Alok Timur,  Kota Maumere dikunjungi  staf Sekretaris   Negara, Adun.

“Kapolsek Alok mendampingi staf Sesneg, Bapak Adun menyerahkan sumbangan  dari Presiden  RI, Joko Widodo,” kata  Kapolres  Sikka, AKBP Rickson  Situmorang,  S.IK, kepada wartawan, Jumat siang.

Rickson  Situmorang,  mengatakan staf  Sesneg memberikan   bantuan  materi,namun ia tak tahu persis materi apa.

Setelah  menyerahkan  bantuan,  Adun meninggalkan Biara Susteran PACR  menuju Bandara Frans Seda Maumere  dengan pesawat  ke Kupang  pukul 11.45   Wita.

Guido dan Yoventa  patah kaki  sejak tujuh  bulan  ditabrak  mobil  di  Ende. Sempat dirawat di  RSUD Ende, namun ketika sadar   mereka kembali ke  Desa  Nangatobong, Kecamatan  Waigete, 31  Km arah  timur  Kota Maumere.

Tahun 2019, Ada 46 Penderita Katarak di Kabupate TTS

Bupati Sikka Datangi Pasutri Patah Kaki Janjikan Bedah Rumah

Ketiadaan biaya, Guido dan  Yoiventa yang kini mengandung anak  ketiga  berusia  delapan   bulan  tidak  bisa menafkahi diri dan  dua anaknya. Makan dan minuman sehari-hari mengandalkan belas kasih tetangga. Anak  sulungnya di bangku  kelas II  SD  putus sekolah dan anak kedua   berusia  enam bulan belum  pernah merasakan bangku sekolah.

Penderitaan  keluarga Guido meraih simpati. Polres Sikka menyerahkan bantuan  sembako dan membawanya berobat ke RSUD  dr.TC  Hillers Maumere. Kapolda NTT memberikan kursi  roda  dan Pemda  Sikka menjanjikan membedah rumahnya  yang  sangat  reot tidak layak huni. (laporan wartawan  pos-kupang.com, eginius mo’a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved